Pramono Masih Menunggu Pemotongan Transfer

Kamis, 02 Okt 2025, 01:10 WIB

JAKARTA – Daerah-daerah, termasuk Jakarta masih menunggu keputusan kementerian keuangan terkait transfer ke daerah. “Jika pemerintah pusat memangkas dana bagi hasil, maka Jakarta harus siap berinovasi untuk pembiayaan ke depannya,” jelas Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo, Rabu (1/9).

Pramono mengaku masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait rencana pemangkasan dana transfer ke Jakarta. Kendati demikian, dia menegaskan apa pun keputusannya nanti, tetap bersiap untuk membangun Jakarta sebagai kota global. “Secara resmi, kami masih menunggu keputusan Kementerian Keuangan. Bagi Jakarta, tentunya dalam kondisi apa pun, tetap harus mempersiapkan diri yang terbaik untuk membangun dan memperbaiki Jakarta,” kata Pramono.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/10). — Sumber: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri

Menurutnya, harus ada creative financing yang dilakukan jika banyak pemotongan. Pramono masih menunggu jumlahnya yang nanti secara formal dipotong. Kalau memang ada pemotongan dengan jumlah besar, Pemprov segera duduk mempersiapkan program prioritas pembangunan.

Sebelumnya, Ketua DPRD Jakarta Khoirudin mengungkapkan nilai APBD Jakarta 2026 berpotensi turun karena rencana pemangkasan dana transfer ke Jakarta oleh pemerintah pusat. Padahal, DPRD dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta telah menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Dari kebijakan itu, diproyeksikan penerimaan transfer dari pusat, seperti dana bagi hasil (DBH), dana alokasi umum (DAU), dan dana alokasi khusus (DAK) mencapai 26 triliun rupiah. “DBH kita akan berubah sekitar 15 triliun, yang tersisa 11 triliun. Tentu ini akan mengubah postur angka yang sangat signifikan. Sedangkan Jakarta sudah MoU KUA-PPAS, dan sudah menyusun rencana kerja anggaran.

DPRD dan Pemprov telah merencanakan APBD Jakarta 2026 sebesar 95,35 triliun. Angka ini naik 3,8 persen dari APBD pada tahun anggaran 2025 sebesar 91,86 triliun rupiah. Dengan adanya pemangkasan, maka dana transfer dari pemerintah pusat ke Jakarta menjadi 11 triliun dan nilai APBD 2026 berpotensi turun. “Karena kita sudah MoU dengan angka 95,3 triliun. Kalau kita melihat DBH hari ini, APBD 2026 kita sekitar 78 triliun atau 79 triliun. Jadi, sangat jauh perubahannya,” jelas Khoirudin.

Pemotongan ini membuat DPRD kebingungan untuk merombak kembali APBD tahun depan. Apalagi ini belum pernah terjadi. DPRD juga terpaksa menunda pembahasan program kerja, proyeksi pendapatan, hingga belanja pemerintah daerah Jakarta tahun 2026 sebelum mendapatkan kepastian dari pemerintah pusat terkait nilai dana transfer.

Khoirudin menambahkan, akan berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri, langkah yang mesti dilakukan ke depannya. “Kita tidak boleh menerka-menerka, tidak boleh melangkah sendiri tanpa panduan. Kalau regulasinya belum ada, dewan dan eksekutif akan mengirim surat untuk menanyakan langkah-langkah yang mesti dilakukan,” jelas Khoirudin.

  • Dana Transfer Daerah

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.