Santunan BPJS Ketenagakerjaan Bantu Pendidikan Anak, Pemerintah Daerah Ajak Warga Jadi Peserta
Rabu, 01 Okt 2025, 14:15 WIBJAKARTA â BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Ceger kembali menyerahkan manfaat program Jaminan Kematian secara simbolis yang diterima oleh keluarga yang ditinggalkan. Program Pemerintah ini menjadi solusi penting dalam melindungi warga yang mengalami musibah.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ceger, Armada Kaban mengatakan pentingnya manfaat program Jaminan Kematian sebagai bentuk perlindungan nyata meski tidak bisa mengganti kehilangan anggota keluarga.
âTentunya manfaat program ini tidak dapat mengganti atas kehilangan seorang ibu dan istri. Harapannya manfaat program atau santunan tetap memberi manfaat jangka panjang diantaranya membantu pendidikan sang anak,â ujar Kaban.
Ia menambahkan, program BPJSTK dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan masa depan pendidikan anak-anak yang orang tuanya meninggal dunia. Menurutnya, kolaborasi ini mencerminkan kepedulian terhadap generasi penerus bangsa.
âProgram BPJSTK ini sangat bisa membantu pemerintah dalam memastikan kelanjutan pendidikan bagi anak-anak yang meninggal orang tuanya. Sehingga sinergi pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan sangatlah akan membantu warga,â lanjut Kaban.
Program manfaat yang diberikan melalui BPJS Ketenagakerjaan mencakup perlindungan tenaga kerja dan keluarganya. Bentuk manfaat program ini meliputi jaminan kematian, jaminan kecelakaan kerja, hingga dukungan pendidikan bagi anak.
Pemerintah melihat program ini sebagai salah satu instrumen penting dalam menjaga kesejahteraan sosial. Dengan adanya jaminan tersebut, keluarga yang ditinggalkan tidak sepenuhnya terputus dari sumber dukungan.
Banyak warga yang sebelumnya belum memahami sepenuhnya manfaat program ini, melalui sosialisasi berjenjang, diharapkan para kader, pengurus RT, dan RW dapat menjadi jembatan informasi. Upaya itu juga sejalan dengan misi pemerintah pusat dalam memperluas cakupan perlindungan sosial. Apalagi, angka pekerja di sektor informal di wilayah perkotaan cukup tinggi dan rentan tidak memiliki jaminan,â ujar Kaban.
Camat setempat, Mujiono, menyebutkan bahwa santunan yang diberikan sangat berarti bagi masyarakat. Menurutnya, bantuan tersebut bisa meringankan beban keluarga yang tengah berduka.
âIni sangat membantu warga dalam mengalami musibah. Harapannya hal ini bisa menjadi dorongan agar orang-orang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,â ujar Mujiono.
Selain itu, pihak kelurahan juga berkomitmen memperluas sosialisasi agar lebih banyak warga memahami manfaat program ini. Langkah itu akan dilakukan melalui berbagai forum yang melibatkan kader hingga pengurus lingkungan.
Lurah Ambar Gumilar menegaskan bahwa pihaknya akan bergerak cepat untuk menyebarkan informasi. Ia menilai, semakin banyak warga yang ikut, semakin besar pula perlindungan sosial yang dirasakan.
âKami akan segera menjadwalkan sosialisasi kepada para kader dasawisma, jumantik, dan seluruh pengurus RT dan RW agar bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,â kata Ambar.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
DPR: Ada Tujuh Substansi Perubahan dalam RUU Polri
-
BRIN Sebut Potensi Penemuan Spesies Baru di Indonesia Masih Sangat Besar.
-
Pelaku Pasar Butuh Kepastian Arah Kebijakan dari BI dan Pemerintah
-
Jepang Gelontorkan US$3 Miliar dari Dana Cadangan untuk Subsidi Tagihan Energi
-
Presiden Prabowo Sumbang Sapi Kurban Berbobot 1 Ton untuk Masyarakat Simeulue Aceh
-
Walkot Bandung Muhammad Farhan: Seleksi Kembali Dibuka, Tiga Lembaga Konservasi Jadi Calon Pengelola Bandung Zoo
-
Perkuat Kemandirian Ekonomi, BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi Lintas Sektor Bekali Ahli Waris Wirausaha
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.