Program Makan Bergizi Gratis di Mataram Diawasi Ketat, Dapur Tanpa Sertifikat Bisa Disanksi

Rabu, 01 Okt 2025, 15:54 WIB

MATARAM - Dinas Pendidikan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melibatkan petugas usaha kesehatan sekolah (UKS) untuk mengawasi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Langkah ini dilakukan agar pangan yang disajikan aman, sehat, dan sesuai standar kesehatan. Namun, hingga kini baru sebagian dapur MBG yang memiliki sertifikat laik higiene, padahal Oktober 2025 menjadi batas akhir kepemilikan izin tersebut.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk melibatkan UKS dalam pengawasan MBG," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram Yusuf di Mataram, Rabu.

Ket. Foto: Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram Yusuf. — Sumber: ANTARA/Nirkomala

Hal tersebut, lanjutnya, sesuai hasil zoom meeting dengan pemerintah pusat terkait pelaksanaan program MBG agar pangan yang disajikan melalui menu MBG aman untuk dikonsumsi dan memenuhi standar baku mutu dan persyaratan kesehatan.

Ia mengatakan keterlibatan petugas UKS ke depan akan menjadi bagian dari Satgas MBG yang akan dibentuk pemerintah secara berjenjang.

Penyiapan sumber daya manusia (SDM) UKS berbeda dengan guru penanggung jawab MBG yang diambil dari guru honorer atau sekarang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Sedangkan SDM UKS diambil dari guru dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), karena akan menjadi Satgas MBG sekolah berkolaborasi dengan Satgas Disdik, dan Satgas MBG Pemerintah Kota Mataram.

Terkait dengan pembentukan satgas MBG, Disdik Kota Mataram masih menunggu sandar operasional prosedur (SOP) dari Badan Gizi Nasional (BGN).

"Namun demikian, sekolah sudah kami minta untuk menyiapkan SDM masing-masing," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram Emirald Isfihan sebelumnya mengatakan untuk pengawasan MBG tidak bisa diserahkan sepenuhnya ke Dinkes, karena keterbatasan petugas.

"Karena itu, upaya pengecekan makanan di masing-masing sekolah dapat melibatkan petugas UKS," katanya.

Di sisi lain, Dinkes juga sudah meminta semua dapur MBG segera membuat Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai jaminan untuk melindungi konsumen dari risiko masalah kesehatan dan ditargetkan pembuatan SLHS selesai bulan Oktober 2025.

"Bulan Oktober ini, semua dapur MBG harus sudah memiliki SLHS. Jika tidak, dapur MBG tersebut akan ditutup oleh Badan Gizi Nasional (BGN)," katanya.

Berdasarkan data Dinkes Kota Mataram, saat ini dapur MBG di daerah itu baru terdapat di 13 lokasi, hanya lima dapur MBG yang memiliki SLHS. Tapi, jumlah dapur MBG di Mataram sekarang sudah tercatat 26 lokasi.

"Jadi, kami belum cek kembali berapa yang belum memiliki SLHS," katanya.

  • makan bergizi gratis
  • pemkot mataram
  • keracunan mbg
  • dapur mbg

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.