Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur: Sekolah Gratis Jadi Strategi Banten Putus Rantai Kemiskinan

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 10:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur: Sekolah Gratis Jadi Strategi Banten Putus Rantai Kemiskinan Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Banten Andra Soni, Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim dan Pengamat politik Elvin Bastian dalam Dialog Perspektif bersama Televisi Republik Indonesia (TVRI) di Ruang Kerja Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (30/9/2025).

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan Program Sekolah Gratis yang dijalankan Pemprov Banten merupakan langkah strategis untuk memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan yang merata.

“Sekolah Gratis bukan sekadar janji kampanye, tetapi langkah strategis untuk memutus rantai kemiskinan. Pendidikan adalah cara keluar dari garis kemiskinan,” kata Gubernur Andra dalam keterangannya di Kota Serang, Rabu (01/10).

Hal itu dikatakannya saat menjadi narasumber acara Dialog Perspektif bersama Televisi Republik Indonesia (TVRI) di Ruang Kerja Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, pada Selasa (30/9).

Sejak diluncurkan, kata dia, program tersebut mendapat respons besar dari masyarakat hingga melampaui daya tampung sekolah setiap tahun. Saat ini Pemprov Banten bekerja sama dengan lebih dari 800 sekolah, terbagi dalam dua klaster penganggaran yakni Tangerang Raya serta Serang dan sekitarnya.

Pada semester I 2025 tercatat 65.770 siswa SMA-SMK dan 2.669 siswa Sekolah Khusus (SKh) telah menikmati manfaat sekolah gratis. Program ini dinilai masyarakat sebagai bukti nyata hadirnya pemerintah dalam pemenuhan hak pendidikan.

Gubernur Andra memastikan pemerintah akan menjaga keberlanjutan program tersebut. “Sekolah gratis adalah bukti pemerintah hadir,” ujarnya.

Ketua DPRD Banten, Fahmi Hakim, menilai Program Sekolah Gratis sejalan dengan amanat undang-undang. DPRD memastikan program ini masuk dalam RPJMD agar kesinambungannya terjamin.

“Pak Gubernur sudah melaksanakannya, masyarakat merasakan manfaatnya,” kata dia.

Menurut Fahmi, pendidikan yang merata akan melahirkan sumber daya manusia berkualitas, sehingga Banten dapat memanfaatkan bonus demografi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pengamat Politik Elvin Bastian menambahkan Program Sekolah Gratis merupakan investasi jangka panjang. Ia mendorong agar pemerataan program juga menjangkau wilayah selatan Banten.

“Pendidikan adalah basis untuk meningkatkan kesejahteraan,” ucapnya.

Elvin menilai lulusan sekolah gratis perlu dibekali keterampilan sesuai potensi daerah, baik di sektor jasa maupun agraris, agar pembangunan berjalan seimbang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.