Mendag: Optimalkan Kemanfaatan Kesepakatan Kemitraan Ekonomi Komprehensif

Senin, 29 Sep 2025, 18:05 WIB

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, mulai menyosialisasikan kesepakatan kemitraan ekonomi komprehensif (CEPA) Indonesia dengan Uni Eropa dan Kanada. Tujuannya agar pelaku usaha dalam negeri memanfaatkan kedua CEPA ini secara optimal untuk memperluas pasar dan meningkatkan ekspor.

Menurut Mendag, selama ini kemanfaatan CEPA yang sudah diberlakukan masih kurang optimal.

Ket. Foto: Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso (tengah), bersama Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, Djatmiko Bris Witjaksono, saat keterangan pers sosialisasi IEU-CEPA dan ICA-CEPA di Kantor Kementerian Perdagangan, Senin (29/9)   — Sumber: RRI/Magdalena Krisnawati

"Kita memiliki banyak kesepakatan perdagangan, tetapi kemanfaatan dan utilisasinya belum maksimal antara 60-70 persen," ujar dia.

Mendag menambahkan saat ini ada sekitar 20 perjanjian perdagangan yang sudah diimplementasikan. Selain itu terdapat 10 kesepakatan kerja sama perdagangan yang dalam proses ratifikasi, serta 16 kesepakatan yang masih negosiasi.

Menurut Mendag, kementeriannya berupaya untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan CEPA terutama dengan Uni Eropa (IEU-CEPA) dan Kanada (ICA-CEPA). Langkah yang dilakukan Kementerian Perdagangan (Kemendag) adalah membuat sistem Surat Keterangan Asal (SKA) ekspor secara otomatis.

"Sehingga kalau mau ekspor baja ke Kanada, misalnya, eksportir bisa langsung mendapatkan SKA dengan tarif paling rendah," ujar dia.

Ditambahkan dia bahwa masalah administratif menjadi tugas pemerintah, sedangkan tugas pelaku usaha melakukan dan meningkatkan ekspor.

Selain itu, Kemendag juga membentuk sekretariat atau tim untuk setiap CEPA yang perundingannya sudah selesai.

"Ini penting karena banyak yang suka bingung mau menghubungi ke mana ketika perundingan selesai," ucap dia.

Mendag menegaskan dua kebijakan tersebut akan lebih memudahkan pelaku usaha. Sehingga pemanfaatan CEPA akan lebih maksimal untuk meningkatkan perdagangan luar negeri Indonesia.

Pada sosialisasi yang berlangsung Senin (29/9) di Kantor Kemendag, disajikan informasi seputar isi IEU-CEPA dan ICA-CEPA. Misalnya produk yang mendapat keringanan tarif serta fasilitas yang diperoleh dari Uni Eropa dan Kanada atau sebaliknya.

Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag, Djatmiko Bris Witjaksono, mengatakan IEU-CEPA dan ICA-CEPA adalah prestasi luar biasa bagi Indonesia.

"Selain memperkokoh posisi Indonesia di perdagangan global, secara geopolitik juga memperkuat pengaruhnya di tengah rivalitas AS dan Tiongkok," ucap dia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.