Pramono Anung Terkesima Lihat Panti Remaja Jakarta Disulap Jadi Modern

Jumat, 26 Sep 2025, 13:30 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan remodeling Gedung Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1 di Tebet, Jakarta Selatan, pada Kamis (25/9). Ia mengaku terkejut sekaligus bangga melihat perubahan besar yang membuat panti tersebut jauh lebih modern dan representatif.

"Saya sungguh-sungguh surprise dan terkejut. Ternyata, pantinya ini bagus sekali dan mudah-mudahan bisa dirawat dengan baik," kata Gubernur Pramono.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1 merupakan salah satu dari 22 panti di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Remodeling ini terwujud berkat kerja sama Indonesia-Korea Selatan melalui Kementerian Sosial RI yang melibatkan tiga konsorsium besar, yakni Korea Institute for Development Strategy (KDS), World Vision Korea (WV), dan Rebach International.

Kerja sama tersebut merupakan bagian dari program Korea International Cooperation Agency (KOICA). Bentuk kolaborasi meliputi dukungan rehabilitasi sosial bagi pemuda rentan di Indonesia melalui pelatihan dan peningkatan kualitas fasilitas.

"Saya melihat sendiri, hasilnya luar biasa. Mulai dari pelatihan masak-memasak, salon, refleksi kaki, memperbaiki handphone, hingga membuat mebel. Bahkan, salah satu alumni panti ini menjadi juara satu di Guangzhou kemarin," ujar Pramono.

Menurutnya, keberhasilan remodeling Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1 menjadi contoh nyata bagi panti lain di Jakarta. Ia mendorong agar seluruh panti sosial di Ibu Kota bisa melakukan pembaruan agar manfaatnya langsung dirasakan warga binaan.

Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1 menampung sekitar 100 remaja yang berasal dari latar belakang rentan kesejahteraan sosial. Mereka umumnya merupakan remaja terlantar, putus sekolah, hingga anak jalanan yang mendapat pendampingan rata-rata selama satu tahun.

Dalam masa pendampingan tersebut, para remaja mendapatkan berbagai keterampilan praktis yang dipersiapkan agar siap memasuki dunia kerja. Program pelatihan ini diharapkan mampu membentuk kemandirian dan membuka peluang kerja lebih luas.

"Dengan adanya pendampingan, tentunya dapat membangkitkan rasa percaya diri. Saya lihat, setelah memiliki keterampilan, rasa percaya diri mereka tumbuh," terang Gubernur Pramono.

Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program agar para alumni tidak kembali ke kehidupan jalanan. Oleh karena itu, panti ini bersinergi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, hingga dunia industri.

Kolaborasi dilakukan bersama Kementerian Sosial, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Pendidikan, serta dukungan perguruan tinggi negeri dan swasta. Selain itu, panti juga menggandeng dunia usaha melalui bursa kerja untuk memastikan alumni benar-benar terserap lapangan kerja.

"Dengan dukungan sarana prasarana modern serta modul pelatihan rehabilitasi sosial yang memadai, diharapkan setelah menjalani rehabilitasi sosial di Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1, remaja bermasalah sosial dapat kembali hidup normatif dan mampu berperan di masyarakat secara mandiri dan berdaya," jelasnya.

Gedung Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1 berdiri di atas lahan seluas 5.300 meter persegi. Fasilitas yang tersedia cukup lengkap, mulai dari gedung A dua lantai, gedung B tiga lantai, kantor, hingga rumah dinas.

Panti ini juga menyediakan sembilan kelas keterampilan yang meliputi tata boga, menjahit, komputer, furniture, service HP, service AC, otomotif, las, dan salon. Semua fasilitas tersebut dirancang agar remaja bisa memilih keterampilan sesuai minatnya.

Selain kelas keterampilan, tersedia pula auditorium, perpustakaan, ruang serbaguna, ruang band, ruang fitness, ruang makan, hingga lapangan olahraga. Lingkungan panti dibuat modern namun tetap bersifat komunitas dan tidak komersial.

Dengan daya tampung hingga 120 remaja, panti ini diharapkan mampu menjadi pusat pembinaan remaja rentan yang paling lengkap di Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun menilai keberadaan panti ini akan berdampak besar dalam menekan angka permasalahan sosial di Ibu Kota.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.