Dinkes Lebak Gelar Pelatihan Penyajian Makanan Bergizi yang Baik pada SPPG

Kamis, 25 Sep 2025, 07:15 WIB

LEBAK - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Banten menggelar pelatihan penyajian makanan bergizi yang baik dan benar pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Endang Komarudin di Lebak, Kamis (25/9), mengatakan pihaknya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan pelatihan kepada SPPG agar dapat memberikan penyajian makanan yang bergizi dan benar.

Ket. Foto: Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Endang Komarudin — Sumber: antara foto

Pelatihan bertujuan agar SPPG itu mengantongi sertifikat kesehatan dan kelayakan untuk penyediaan makanan yang bergizi baik dan benar dalam proses penyajian makanan.

Artinya, kata dia, Program MBG itu benar-benar memberikan makanan yang bergizi dan menyehatkan untuk pertumbuhan anak.

"Kita di Lebak baru 20 SPPG yang sudah beroperasi dan tujuh SPPG yang dilakukan pelatihan gizi. Kami melakukan pelatihan gizi secara bertahap," katanya menjelaskan.

Menurut dia, pihaknya melakukan pengawasan dan pemantauan di semua SPPG dengan melibatkan Badan Gizi Nasional, Ahli Nutrisi, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Badan Pengawasan Obat dan Minuman (BPOM), serta Kepolisian.

Pengawasan dan pemantauan itu agar SPPG apakah penyajian makanan bergizi itu sudah baik dan benar juga diwajibkan sampel makanan.

Dari 3.000 makanan yang akan dibagikan dari SPPG ke sekolah - sekolah maka satu makanan dijadikan uji sampel dan sebelum didistribusikan makanan dikonsumsi oleh guru.

Apabila makanan itu dipastikan aman dan layak untuk dikonsumsi, sehingga makanan bergizi disalurkan kepada siswa.

"Kami sejauh ini program MBG berjalan baik dan belum menerima laporan adanya keracunan makanan yang dialami siswa," katanya menjelaskan.

Sementara itu, Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya memastikan Program MBG di daerah itu higienis dan menyehatkan untuk memenuhi peningkatan gizi anak-anak untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045.

Dia mengapresiasi SPPG semua peralatan dapur sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang direkomendasikan Badan Gizi Nasional (BGN) juga pengawasan melibatkan berbagai instansi agar tidak menimbulkan makanan yang tidak layak hingga bisa mengakibatkan keracunan.

"Kami berharap program MBG berjalan lancar dan anak - anak sekolah dapat pemenuhan gizi yang baik untuk sumber daya manusia (SDM)," katanya.

  • Dinkes Lebak
  • Pelatihan Penyajian Makanan Bergizi yang Baik

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Bukan Balapan Biasa! 150 Motor Pelajar Jambi Diamankan Polisi, Ada Senjata Tajam

Tak Boleh Ada Titipan! Pangdam XIII Pastikan Seleksi Bintara TNI AD Berlangsung Objektif

Terobosan Baru Banten! Gubernur Targetkan Pelayanan Pertanahan Modern

Bayi Terlantar di Ambon Jadi Sorotan, Banyak Warga Berebut Ingin Adopsi

Kecap Asal Bekasi Bikin Bangga! 20 Ton Tembus Pasar Belanda, UMKM Lokal Naik Kelas ke Eropa

Pangeran Harry Mendadak Mundur dari Organisasi Afrika, Ternyata Ada Kontroversi Besar

Polwan Goes to School Bikin Pelajar Manado Tersentak, Ini Pesan Pentingnya

Formula 1: Antonelli Akui Mercedes Tak Lagi Tercepat, McLaren Mulai Mengancam

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

Luis Enrique Peringatkan PSG: Jangan Terlena, Harus Keluar dari Zona Nyaman

Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis

Selandia Baru Susul Australia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Dilarang Bermedia Sosial

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.