Satwa Bandung Zoo Tak Kenal Libur Makan Loh ya! YMT Minta Pemkot Bandung Jamin Pakan Selama Penutupan
Rabu, 24 Sep 2025, 20:17 WIBBANDUNG - Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) meminta agar Pemerintah Kota Bandung memastikan ketersediaan pakan satwa di Bandung Zoo tetap terjamin selama masa penutupan operasionalnya.Â
"Pakan satwa di Bandung Zoo harus tetap terjamin. Satwa tak mengenal hari libur, jadi harus dipenuhi ya," kata Ketua YMT, John Sumampau di Bandung, Rabu (24/9).
Hal ini, kata John, mengingat Pemkot Bandung ditetapkan sebagai pengelola sementara oleh kejaksaan karena polemik yang terjadi di Bandung Zoo.Â
Lebih lanjut, John berharap pakan satwa yang disiapkan bagi koleksi satwa di Bandung Zoo, tidak sembarangan, karena itu manajemen soal pakan ini, harus dilakukan secara ketat.Â
John mengungkapkan, dukungan pemerintah untuk memberikan pakan tersebut tetap diperlukan selama Bandung Zoo ditutup, mengingat tidak ada pemasukan dari kunjungan masyarakat, dan kondisi satwa sangat bergantung pada pasokan pakan harian yang membutuhkan biaya besar.
"Satwa adalah aset negara sekaligus bagian dari konservasi. Penutupan operasional jangan sampai mengorbankan kehidupan mereka," katanya.
John juga menyampaikan mereka membuka peluang kerja sama dengan Pemkot Bandung, Pemprov Jawa Barat, serta mitra swasta untuk menyiapkan cadangan pakan selama periode penutupan. Â
Sebelumnya, Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) mempercayai Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bisa mencari solusi terkait permasalahan yang terjadi di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo yang sampai hari ini masih ditutup dan dalam pengelolaan pemerintah daerah.Â
"Bandung Zoo, saat ini berada dalam kondisi status quo, di mana pengelolaan sementara dipegang oleh Pemerintah Kota Bandung sebagai langkah untuk menyelesaikan konflik legalitas yayasan. Kami percaya Pemkot Bandung melaksanakan langkah-langkah terbaik untuk mencari solusi agar kesejahteraan satwa dan pekerja tidak terganggu," kata Ketua YMT, John Sumampau.
Lebih lanjut, John mengatakan pihaknya menghormati hak setiap pekerja, terutama untuk menyuarakan aspirasi mereka.
"Tetapi kami juga melihat adanya upaya pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi ini. Tuntutan untuk membuka kembali Bandung Zoo, yang disuarakan oleh kelompok yang mengatasnamakan 'Serikat Pekerja Mandiri Derenten', harus dilihat dalam konteks yang lebih luas," ujarnya.
John juga mengatakan pihaknya sangat berharap masalah hukum yang membelit Bandung Zoo dapat segera selesai, sehingga bisa dibuka kembali dengan manajemen yang sah dan transparan, tanpa campur tangan kepentingan politik.
"Kami mengimbau kepada seluruh pihak, untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dimanipulasi. Mari kita fokus pada penyelesaian masalah hukum yang mendasari, sehingga Bandung Zoo bisa beroperasi kembali secara normal dan seluruh pekerja bisa kembali bekerja dengan tenang di bawah manajemen yang legal," tuturnya menambahkan. Ant
- Bandung Zoo ditutup
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Turrima-Biotech Kampanyekan Pentingnya Sinergi Jaga Ketahanan Pangan
-
Izin Lembaga Konservasi Bandung Zoo Dicabut, Jangan Sampai Satwa Jadi Korban?
-
Pemkot Bandung Akselerasi Renovasi Rumah Tidak Layak Huni
-
Sekolah di Mataram Lakukan Pengawasan Ketat Program MBG
-
PPKD Jakbar Beri Pelatihan Kerja bagi Puluhan Warga di Enam Kelurahan
-
Cara Sederhana Redakan Stres dan Cemas: Bersenandung!
-
Porsche Daftarkan Paten Mesin W12 Baru yang Unik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.