Kadin Pamer Stabilitas Indonesia di Panggung Global, Investor Tergoda!
Rabu, 24 Sep 2025, 17:00 WIBJAKARTA â Stabilitas merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Tanpa stabilitasâbaik dari sisi politik, sosial, maupun ekonomiâinvestasi sulit berkembang, kepercayaan pasar melemah, dan aktivitas usaha terhambat.
Stabilitas harga menjaga daya beli masyarakat, stabilitas fiskal dan moneter memberikan kepastian bagi dunia usaha, sementara stabilitas sosial-politik menciptakan iklim yang kondusif bagi produktivitas.
Dengan kata lain, stabilitas bukan sekadar kondisi, melainkan prasyarat agar kebijakan pembangunan dapat berjalan efektif dan perekonomian mampu tumbuh inklusif.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyebut posisi Indonesia sangat strategis karena memiliki stabilitas dan kedamaian yang jarang dimiliki banyak negara lain yang memungkinkan Indonesia berkontribusi lebih besar dalam menghadapi tantangan global.
Menurut keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (24/9), Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menyampaikan pernyataan itu saat menghadiri Private CEO Roundtable on Strategic Investment, Economic Diplomacy and Impact-Driven Partnerships yang berlangsung di Gedung Perwakilan Uni Emirat Arab (UEA) untuk PBB, New York, Amerika Serikat (AS), pada Senin (22/9).
"Di sini kita bicara bahwa Indonesia adalah suatu tempat yang mempunyai kedamaian dan stabilitas. Itu jarang dimiliki oleh banyak kota atau daerah di dunia. Dengan kondisi ini, ketahanan pangan bisa berkembang, bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga dunia,â katanya.
Selain itu, menurut Anindya, Indonesia juga dinilai berpotensi menjadi pusat energi dunia dengan kekayaan mineral yang dimiliki.
"Lalu ketahanan energi, dengan segala macam mineral yang kita punya, kita bisa juga menjadi pusat daripada energi dunia," katanya.
Dari perspektif lingkungan, ia mengatakan Indonesia juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan iklim global, mengingat memiliki hutan dan kawasan mangrove yang luas, serta banyaknya terumbu karang.
âInilah yang menjadi suatu daya tarik, dan mereka mengundang kami dari Kadin Indonesia di seluruh perspektif itu," katanya.
Pelaksanaan Private CEO Roundtable on Strategic Investment, Economic Diplomacy and Impact-Driven Partnerships tersebut dalam rangka Sidang ke-80 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA 80), yang membahas investasi strategis, diplomasi ekonomi dan kemitraan berbasis dampak.
Pertemuan tersebut mempertemukan para CEO global, investor terkemuka, dan para menteri UEA untuk menyelaraskan langkah dalam menciptakan jalur praktis bagi investasi di sektor-sektor utama seperti energi terbarukan, digitalisasi hingga industri hilir.
- Kadin
- instabilitas politik
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Keamanan, Keselamatan dan Pelayanan Prioritas Utama InJourney Airports
-
Resmi Transformasi Hotel di Bali: Swiss-Belhotel Hadirkan Wajah Baru untuk Liburan Lebih Berkesan
-
Usai Dikalahkan PSM, Jordi Amat Ajak Pemain Persija Evaluasi
-
Wamen Veronica: Pelatihan Difabel Perlu Disesuaikan dengan Kebutuhan Pasar Kerja
-
Uji Kelayakan Calon Deputi Gubernur BI: Dicky Usung Ekonomi Digital Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
-
5.004 Siswa Terfasilitasi dalam Program Sekolah Kemitraan di Jawa Tengah
-
Januari, Kementerian PU Siapkan Penanganan Permanen 7 Jembatan dan 28 titik Penanganan Longsoran Terdampak Banjir di Aceh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.