- Home
-
- Luar Negeri
-
- Gedung Putih Tegaskan AS P...
Gedung Putih Tegaskan AS Pegang Kendali Algoritma TikTok di Amerika
Rabu, 24 Sep 2025, 01:10 WIBWASHINGTON - Gedung Putih pada hari Senin (22/9) mengatakan versi TikTok di Amerika Serikat (AS) akan menampilkan model buatan dalam negeri dari algoritma aplikasi yang berharga itu, yang berpotensi menyingkirkan salah satu hambatan utama untuk menjaga platform milik Tiongkok itu tetap daring di AS.
Sering digambarkan sebagai âresep rahasiaâ TikTok, nasib algoritma aplikasi berbagi video tersebut menjadi salah satu tanda tanya utama dalam membujuk Tiongkok untuk mengizinkan platform tersebut dialihkan kepemilikannya ke AS.
Sebuah undang-undang yang disahkan di bawah pendahulu Presiden Donald Trump, Joe Biden, telah memaksa pemilik saat ini, ByteDance, untuk menjual operasinya di AS atau menghadapi larangan aplikasi yang sangat populer itu di pasar terbesarnya.
Para pembuat kebijakan AS, termasuk Trump dalam masa jabatan presiden pertamanya, telah memperingatkan bahwa Tiongkok dapat menggunakan TikTok untuk menambang data dari warga Amerika atau memberikan pengaruh melalui algoritma canggihnya.
Trump telah berulang kali menunda penerapan larangan tersebut sementara Gedung Putih mencari tim pembeli domestik untuk bisnis TikTok di AS.
Sebagai bagian dari pembicaraan dagang yang sedang berlangsung dengan Beijing, Amerika Serikat juga telah meminta izin dari otoritas Tiongkok untuk mengizinkan salah satu juara teknologi mereka yang paling sukses untuk menyerahkan kendali perusahaan dan algoritma kepada Amerika.
Usaha Patungan Baru
Berdasarkan proposal yang disampaikan seorang pejabat senior Gedung Putih kepada wartawan, operasi TikTok di AS akan dipindahkan ke usaha patungan baru yang berpusat di AS yang akan melibatkan dewan direksi yang mayoritas penduduknya adalah orang Amerika.
Raksasa cloud AS Oracle, yang sudah bekerja sama erat dengan TikTok di Amerika Serikat, akan bertindak sebagai penjamin keamanan untuk algoritma tersebut, memastikan bahwa algoritma tersebut tetap terpisah dari keterlibatan Tiongkok.
Algoritma rekomendasi konten TikTok akan diperiksa sepenuhnya dan dilatih ulang oleh penyedia keamanan berdasarkan data pengguna AS, dan kemudian akan dioperasikan oleh entitas AS tersebut,â kata pejabat tersebut.
Algoritma terus dipantau untuk memastikan tidak dipengaruhi secara berlebihan.
Pembaruan terkini muncul setelah Trump memuji kemajuan pada hari Jumat dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping terkait sejumlah isu termasuk TikTok, setelah kedua pemimpin berbicara melalui telepon untuk kedua kalinya sejak Trump kembali menjabat sebagai presiden.
- Donald Trump
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Kemunculan Sosok Mirip Presiden AS, Picu Teori Konspirasi Trump Gunakan 'Body Double' untuk Hindari Ancaman Pembunuhan
-
Pasar Tani 2026 Hadirkan Produk Pangan Lokal di Bali
-
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua
-
Kapal Patroli KPLP KN. Damaru Kawal KMP Mutiara Persada III Hingga Tiba dengan Aman di Pelabuhan Panjang
-
Barcelona Capai Kesepakatan dengan Pemain Sayap Newcastle, Anthony Gordon
-
Dari Turki, Trump Ganti Pesawat untuk Perjalanan Pulang ke AS
-
HUT Bogor, Malam Ini Jalan Tegar Beriman Ditutup, Cari Jalan Lain
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.