Absurd! Persija Harus Jalani 4 Laga Tandang Berturut-turut, Souza Angkat Bicara
Rabu, 24 Sep 2025, 17:52 WIBDEPOK â Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengkritik jadwal Super League yang mengharuskan timnya menjalani empat laga tandang berturut-turut, menyebutnya sebagai kondisi yang âtidak idealâ dan memberatkan perjalanan tim di tengah kompetisi yang sudah ketat.
âSaya harus bilang ini absurd. Empat laga tandang beruntun, apakah ada tim lain yang mengalami hal serupa? Saya tidak tahu, tapi yang jelas hanya kami yang harus menjalaninya,â kata Souza saat ditemui di Persija Training Ground, Depok, Rabu.
Persija sebelumnya melawat ke Makassar untuk menghadapi PSM pada Minggu (21/9), kemudian dijadwalkan melawan Borneo FC (28/9), Persebaya Surabaya (18/10), dan Madura United (24/10). Menurut Souza, jadwal padat dan perjalanan panjang ini menuntut tim tetap tampil maksimal meski menghadapi lawan-lawan kuat. Kekalahan 0-2 dari PSM pun menjadi kekalahan perdana Macan Kemayoran musim ini, yang menurut Souza merupakan dampak dari padatnya jadwal dan kondisi perjalanan yang melelahkan.
Selain jadwal, Souza juga menyoroti kondisi lapangan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai kandang Persija. Pelatih asal Brasil itu mengakui stadion megah dan berfasilitas lengkap, tetapi kualitas rumput yang ada menghambat pola permainan timnya.
âStadionnya indah, fasilitas bagus, tapi kualitas lapangan tidak ideal. Pemain saya sendiri bilang mereka kesulitan. Saat lawan menutup ruang, kami butuh tempo cepat, tapi lapangan tidak memungkinkan,â ujar Souza. Ia membandingkan kualitas lapangan di Liga Indonesia dengan standar liga Eropa, yang lebih seragam dan memungkinkan tim menjalankan strategi dengan konsisten.
Di luar persoalan teknis, Souza menegaskan dirinya tidak terlalu memedulikan komentar suporter di media sosial. Namun, ia menyoroti sejumlah kritik dari media yang menurutnya tidak objektif dan tidak mencerminkan kondisi nyata di lapangan.
âKalau suporter wajar, mereka bicara dengan hati. Tapi ketika media yang seharusnya paham justru mengatakan hal yang tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan, itu yang lebih mengganggu,â pungkas mantan pelatih Madura United itu.
Kritik Souza ini sekaligus menegaskan perlunya evaluasi jadwal kompetisi dan kualitas fasilitas stadion di Liga Indonesia agar permainan tim-tim top seperti Persija bisa berkembang optimal, tanpa terbebani faktor eksternal seperti perjalanan panjang dan lapangan yang tidak mendukung strategi permainan.
- persija jakarta
- the jakmania
- bri super league
- mauricio souza
- laga tandang
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
93 Sekolah Rakyat Permanen Dibangun! Prabowo: Ini Cara Putus Rantai Kemiskinan
-
Jejak Simbol Masyarakat Neolitikum yang Rumit
-
Mendag: Empat Miliar Produk Lokal Terjual Melalui Akselerasi
-
Aturan Baru Ojol Segera Terbit, Pemerintah Fokus Lindungi Pengemudi dan Kurir
-
Bukan Lagi Sekadar Penghasil, Indonesia Mulai Rebut Kendali Harga Mineral
-
Nilai Perusahaan Masih Sehat, Ribuan Karyawan Berharap PT Dua Kuda Indonesia Tetap Beroperasi
-
Rekrutan Anyar dari Persija Masih Memble? Pelatih Arema FC Angkat Suara Soal Mauro Zijlstra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.