Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sebanyak 5 Kandidat Bersaing Incar Kursi Ketua LDP

24 Selasa, 23 Sep 2025, 02:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Sebanyak 5 Kandidat Bersaing Incar Kursi Ketua LDP Sebanyak 5 Kandidat Bersaing Incar Kursi Ketua LDP Doc: AFP/JIJI Press
Ket. Para kandidat untuk pemilihan ketua LDP yaitu (dari kiri) yaitu Takayuki Kobayashi, Toshimitsu Motegi, Yoshimasa Hayashi, Sanae Takaichi, dan Shinjiro Koizumi, berfoto bersama setelah mereka berpidato soal visi dan misi di kantor markas LDP di Tokyo, Senin (22/9). Semua kandidat akan mengikuti pemilihan ketua LDP yang akan digelar pada 4 Oktober.

TOKYO - Kontes kepemimpinan partai berkuasa Jepang dimulai pada Senin (22/9) dengan lima kandidat bersaing untuk menjadi perdana menteri. Perebutan kursi kepemimpinan itu terjadi setelah PM Shigeru Ishiba menyatakan mundur pada 7 September lalu menyusul serangkaian hasil pemilu yang buruk bagi Partai Demokrat Liberal (LDP).

Dari lima kandidat yang menyerahkan dokumen pada Senin menjelang pemungutan suara partai pada tanggal 4 Oktober, Sanae Takaichi dan Shinjiro Koizumi merupakan kandidat favorit, menurut jajak pendapat.

Takaichi, 64 tahun, yang jika menang akan menjadi PM Jepang pertama Jepang, dipandang sebagai seorang nasionalis garis keras, sementara Menteri Pertanian Koizumi, 44 tahun, adalah putra mantan PM terkemuka, Junichiro Koizumi.

Kandidat lainnya adalah Toshimitsu Motegi, 69 tahun, mantan diplomat tinggi dengan reputasi sebagai negosiator perdagangan yang tangguh; Yoshimasa Hayashi, 64 tahun, juru bicara pemerintah tertinggi di Kabinet Ishiba dengan pengalaman pernah menduduki jabatan menteri; dan mantan Menteri Keamanan Ekonomi Takayuki Kobayashi, 50 tahun.

“Para kandidat ini akan disetujui secara resmi usai masing-masing dari mereka memberikan pidato kebijakan di kantor pusat LDP hari ini,” kata ketua komite pemilihan Ichiro Aisawa.

LDP telah memerintah Jepang selama hampir empat tahun sejak diluncurkan pada tahun 1955. Siapa pun yang menang akan menghadapi sejumlah masalah rumit termasuk populasi yang menua dengan cepat, utang nasional yang sangat besar, dan ekonomi yang terpuruk akibat kenaikan harga. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Nasional
Perum Bulog dan Menko Panga...
Daerah
Wisata Kebun Stroberi Jadi ...
Luar Negeri
Kemlu: Dua WNI Turut Jadi K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.