- Home
-
- Luar Negeri
-
- Jadi Korban TPPO, KJRI Gua...
Jadi Korban TPPO, KJRI Guanzhou Pastikan Kondisi Reni Sehat dan Aman
Senin, 22 Sep 2025, 21:09 WIBBEIJING, TIONGKOK - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Guangzhou memastikan Warga Negara Indonesia (WNI) asal kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Reni Rahmawati (23) yang diberitakan disekap di Tiongkok dalam kondisi sehat dan aman.
"Saat ini kondisi korban yaitu RR (Reni Rahmawati) sehat dan aman. Ia berada di Kota Quanzhou, Provinsi Fujian. Korban tidak mengalami kekerasan fisik tapi psikis karena diancam oleh suaminya akan dipukul bila tidak mau melakukan hubungan badan," kata Konsul Jenderal RI di Guangzhou Ben Perkasa Drajat kepada Antara Beijing melalui sambungan telepon, Senin (22/9).
Sebelumnya diberitakan ibunda Reni, Emalia, bertemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Bandung, Jumat (19/9) untuk mengadukan bahwa anaknya menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Tiongkok.
Kasus itu pertama kali terungkap saat Reni mengirimkan pesan teks kepada ibunya. Dalam pesan itu, korban mengaku sedang berada di Tiongkok dan disekap. Ia diberitakan dijadikan pelampiasan nafsu, hingga keluarganya diminta menyiapkan uang tebusan 200 juta rupiah untuk bisa pulang ke Tanah Air.
Dalam pemberitaan sebelumnya, disebut Reni menerima tawaran pekerjaan di Tiongkok dengan gaji sekitar 15 juta - 20 juta rupiah per bulan dari seseorang di media sosial sehingga mau mengikuti arahan untuk mengurus paspor di Bogor. Reni kemudian dibawa ke Jakarta hingga ke Tiongkok kemudian dinikahkan dengan seorang pria.
"KJRI Guangzhou sudah menghubungi korban beberapa kali dan saat ini juga suaminya sudah dipisahkan dari korban atas permintaan kami kepada kepolisian di Fujian. Jadi korban dalam perlindungan pemerintah Indonesia," tambah Ben.
Ben menduga Reni menjadi korban dari sindikat pengantin pesanan yang memang sudah beberapa kali terjadi di Tiongkok.
"Belum bisa disebut Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), kepolisian di Indonesia perlu melakukan penyelidikan di Sukabumi baru kemudian dikoordinasikan dengan kepolisian di Fujian," ungkap Ben.âââââââ âââââââKJRI Guangzhou, kata Ben, juga sudah berkomunikasi dengan keluarga Reni di Jawa Barat.âââââââ
Reni diketahui berkenalan dengan seorang pria di Cianjur melalui media sosial Facebook. Pria tersebut mengaku bisa membantu Reni untuk mendapatkan pekerjaan di Tiongkok.âââââââ
Reni kemudian diajak ke Bogor lalu disekap selama 2 minggu di satu rumah. Kemudian Reni dibawa ke Jakarta untuk bertemu agen dari Tiongkok yang mengaku akan mempekerjakan Reni di Tiongkok.
Beberapa hari kemudian, Reni diajak ke suatu tempat untuk menghadiri prosesi ijab kabul dengan seorang pria Tiongkok bernama Tu Chao Cai. Reni pun diancam akan kembali disekap kalau tidak mau mengakui bahwa kedua orang yang ada di sampingnya adalah orang tua asli Reni.âââââââ
Reni pun dibuatkan paspor di Kantor Imigrasi Bogor. Reni kemudian dibawa ke Tiongkok menggunakan visa turis dan mendarat di Xiamen International Airport, Provinsi Fujian. Ia dibawa oleh Tu Chao Cai ke satu kantor untuk mendapatkan buku nikah Tiongkok.
Selama menikah, Reni diminta berhubungan badan dengan Tu Chao Cai tapi ia menolak dan meminta untuk dipulangkan ke Indonesia sehingga Tu Chao Cai mengancam Reni untuk mengganti semua uang yang sudah ia keluarkan untuk mendatangkan Reni ke Tiongkok.âââââââ
Reni yang tidak dapat berbahasa Mandarin itu pun berkomunikasi sehari-hari menggunakan alat seperti ponsel dengan fitur penerjemah. Reni sering kali dikunci di dalam rumah dan pernah sekali diajak keluar kemudian dipaksa tersenyum setiap kali diperkenalkan sebagai istri oleh Tu Chao Cai.
Pada Kamis (18/9) KJRI Guangzhou sudah mengajukan rencana pemulangan Reni ke Indonesia.
Pihak kepolisian di provinsi Fujian saat ini masih melakukan investigasi lebih lanjut mengenai kasus tersebut. Ant
- Korban TPPO
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Netflix Garap Sekuel "Once Upon A Time In Hollywood", Brad Pitt Kembali Jadi Cliff Booth
-
Kabar Baik, Ilmuwan Sebut Minum Beberapa Cangkir Kopi Sehari dapat Turunkan Risiko Demensia
-
Deteksi Dini TB pada Siswa Sekolah
-
Remaja Dowman Cetak Sejarah Liga Inggris
-
Gubernur Pramono Buka Festival Pustakarsa, Perpustakaan Jakarta Kini Ramai Sampai Malam
-
Bongkar Kasus 2 Ton Narkoba, Panglima Beri Penghargaan 16 Prajurit TNI AL
-
Polres Dumai Riau Selamatkan 29 Calon PMI Ilegal Korban TPPO
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.