• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Wamenekraf: IDW Jadi Ruang...

Wamenekraf: IDW Jadi Ruang Kolaborasi Desainer dan Dunia Usaha

Jumat, 19 Sep 2025, 18:16 WIB

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar menegaskan Indonesia Design Week (IDW) 2025 memperkuat peran strategis subsektor desain dalam ekosistem ekonomi kreatif dengan kolaborasi antara dunia usaha, komunitas, dan pemerintah.

IDW 2025 berlangsung pada 12–20 September 2025 dengan mengusung tema Ideantity, sebuah gagasan yang menggabungkan idea dan identity untuk memperkuat identitas desain Indonesia. Ajang ini mempertemukan desainer, pelaku UMKM, brand internasional, serta komunitas kreatif dalam satu ruang kolaborasi yang inklusif.

Ket. Foto: Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, melakukan visitasi ke Indonesia Design Week (IDW) 2025 di Clubb House, Indonesia Design District (IDD), PIK 2, Jakarta, Kamis (18/9). — Sumber: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif

“IDW 2025 memperlihatkan bagaimana desain bisa menjadi bahasa universal yang menghubungkan berbagai sektor. Visitasi ini penting agar karya kreatif tidak hanya dipamerkan, tetapi juga bisa terkoneksi dengan peluang bisnis dan pembangunan yang lebih luas,” ujar Irene dalam keterangan pers yang diterima, Jumat.

Bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Atika Nur Rahmania, Irene melakukan visitasi ke Indonesia Design Week (IDW) 2025 di Clubb House, Indonesia Design District (IDD), PIK 2.

Wamen Ekraf Irene menyampaikan bahwa IDW 2025 menjadi ruang penting bagi desainer, pelaku UMKM, dan brand internasional untuk saling bertemu dan berkolaborasi.

Wamen Ekraf Irene juga menambahkan desain merupakan subsektor yang memiliki daya ungkit besar terhadap ekonomi kreatif Indonesia.

“Ekonomi kreatif adalah the new engine of growth. Dengan memperkuat subsektor desain melalui IDW 2025, kita tidak hanya membangun identitas bangsa, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania menilai IDW 2025 sebagai momentum penting untuk mengintegrasikan desain ke dalam pembangunan perkotaan dan daerah.

“Melalui IDW 2025, kami melihat bagaimana karya desain bisa punya fungsi nyata: memperindah ruang, memberi solusi, sekaligus menciptakan peluang ekonomi. Dukungan Kementerian Ekraf membuat langkah integrasi ini semakin konkret,” ungkap Atika.

Kementerian Ekraf berkomitmen terus mendukung penyelenggaraan IDW sebagai ajang yang tidak hanya merayakan kreativitas, tetapi juga menghubungkan ekosistem desain dengan arah pembangunan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing global. Ant

  • Ekonomi Kreatif

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.