Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Krisis Air Bersih, Polda NTT Bangun Sumur Bor untuk Warga

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 11:30 WIB | Oleh:
Atasi Krisis Air Bersih, Polda NTT Bangun Sumur Bor untuk Warga  Doc: ANTARA
Ket. Warga mengisi jerigen dengan air bersih yang diambil di sungai Desa Oesusu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (5/9/2024).

KUPANG - Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) kerap mengalami krisis air bersih yang disebabkan oleh kekeringan akibat musim kemarau panjang, kondisi iklim kering , dan curah hujan rendah.

Kondisi ini berdampak pada masyarakatnya. Mereka terpaksa berjalan jauh untuk mencari sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari terutama di daerah Timor Tengah Utara, Sikka, dan Belu.

Warga juga seringkali harus membeli air dengan harga tinggi atau bahkan mengkonsumsi air tidak layak minum yang berisiko menimbulkan penyakit.

Merespons kesulitan warga, Kepolisian Daerah (Polda) NTT membangun sumur bor guna membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Selama empat bulan terakhir Polda NTT Sudah membangun 20 titik sumur bor.

"Sampai dengan saat ini sudah ada 20 titik sumur bor yang sudah kita bangun dan serahkan kepada masyarakat," kata Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko di Kupang, Kamis (18/9).

Hal ini disampaikannya usai meresmikan sumur bor bantuan Kapolda NTT di Kelurahan Liliba Kota Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Dalam kesempatan itu dia mengatakan selain 20 titik yang sudah diberikan bantuan, Polda NTT juga saat ini masih mendata daerah-daerah mana saja di NTT yang warganya kesulitan air bersih.

"Yang 20 itu akan terus bertambah dan sedang berproses, sebab kami sedang mendata lagi dan mencari lokasi-lokasi dimana masyarakat membutuhkan sumur bor," ujar dia.

Untuk wilayah Kota Kupang sendiri, pada  Kamis (18/9) Kapolda NTT meresmikan tiga titik sumur bor, yang memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Ketiga titik itu yakni di kelurahan Liliba, Sikumana serta Kelurahan Fatukoa, yang mana warganya sangat membutuhkan.

Dalam sambutannya Kapolda meminta Kapolres dan Bhabinkamtibmas untuk mendata daerah-daerah yang warganya kesulitan mendapatkan air bersih.

Dia juga meminta kepada masyarakat untuk tidak segan-segan meminta bantuan Polri khususnya Polda NTT jika kesulitan air bersih sehingga bisa ditinjau dan jika layak akan dibangun dan diberikan sumur bor.

Lebih lanjut Kapolda menyampaikan terima kasih kepada warga yang rela memberikan lahannya untuk dijadikan sebagai lokasi sumur bor.

Namun dari 20 sumur bor yang sudah dibangun dan diresmikan tidak semua lahan milik warga, namun juga ada lahan milik Polsek serta Polres.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.