Kemkomdigi: Internet Milik Seluruh Masyarakat Indonesia

Rabu, 17 Sep 2025, 15:10 WIB

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menegaskan, akses jaringan internet, bukan hanya dimiliki kota-kota besar di Indonesia. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Infrastruktur Digital (Dirjen Infradigi), Kemkomdigi, Wayan Toni Supriyanto.

Penegasan itu disampaikannya, merupakan refleksi bagi pemerintah dan industri telekomunikasi, dalam momentum Perayaan Hari Bhakti Postel ke-80. Wayan menyatakan, refleksi tersebut harus menjadi komitmen bersama dalam memastikan setiap warga negara saling terkoneksi jaringan telekomunikasi.

Ket. Foto: Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi, Wayan Toni Supriyanto — Sumber: Humas Kemkomdigi

"Internet bukan hanya milik kota besar, tetapi hak seluruh rakyat dari Sabang sampai Merauke. Dengan kolaborasi ini, kita ingin memastikan setiap warga bisa terhubung," kata Wayan dalam keterangan resminya, Jakarta, Selasa (16/9).

Terlebih lagi hal itu dijelaskan Wayan, dengan terwujudnya berbagai terobosan pemerintah untuk memperkuat dan memperluas jaringan akses telekomunikasi. Salah satunya dikatakan Dirjen Infradigi, yakni dengan telah meluncurnya Satelit Nusantara Lima (N5) beberapa waktu lalu.

"Ini menjadi langkah strategis pemerintah menjangkau akses telekomunikasi hingga ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Selain memberikan sambungan akses jaringan, kehadiran Satelit N5 dapat pula dipergunakan dalam berbagai bentuk kegiatan masyarakat," ucap Wayan.

Dengan telah hadirnya satelit tersebut, membuktikan, bahwa Indoensia mampu mengembangakn industri telekomunikasi. Sebab satelit N5 merupakan satelit komunikasi terbesar di kawasan Asia Tenggara, dengan akses yang stabil.

Sebelumnya, Menteri Komdigi (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyampaikan, Indonesia telah meluncurkan Satelit N5 pada 10 September 2025. Hal ini menjadi komitmen pemerintah dalam memperkuat dan memperluas akses jaringan telekomunikasi.

Menkomdigi menyatakan, Satelit N5 menjadi jawaban akan berbagai tantangan aktivitas masyarakat, ditengah perkembangan teknologi digital. Sebab Satelit N5 diungkapkannya, dapat dimanfaatkan untuk sektor pendidikan, kesehatan hingga perekonomian masyarakat di pelosok negeri.

"Satelit Nusantara Lima adalah jembatan yang menghubungkan Indonesia tanpa batas. Anak-anak di Maluku dan Papua akan punya akses belajar yang sama dengan anak-anak di Jakarta," kata Meutya,Jumat (12/9) lalu. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.