Pemkot Tangsel Perbaiki Rumah Korban Ledakan di Pamulang dan Fasilitasi Kontrakan Sementara

Senin, 15 Sep 2025, 17:05 WIB

TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten memfasilitasi proses perbaikan rumah milik korban ledakan di Pondok Cabe Ilir, Pamulang yang terjadi pada Jumat (12/9).

"Semua (rumah korban diperbaiki)," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo di Tangerang, Senin (15/9).

Ia mengatakan, pemerintah daerah saat ini tengah memperhitungkan kebutuhan anggaran terkait perbaikan rumah rusak bagi warga terdampak ledakan tersebut.

Selain itu, timnya juga kini melangsungkan proses pendataan sebagai langkah percepatan dari apa yang sudah dijanjikan Pemkot Tangsel.

"Regulasi, tapi yang pasti kalau kita berkutat di situ terlebih dahulu warga terdampak ini justru akan terkorbankan," terangnya.

Ia bilang, untuk sementara waktu sebagai upaya penanganan, bahwa warga terdampak ledakan akan difasilitasi dengan penempatan rumah kontrakan.

"Jadi kita sudah pastikan ada rumah kontrakan yang bisa mereka tempati jauh lebih layak dari pada sebelumnya," kata dia.

Sebelumnya, penyidik Tim Peneliti dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri menyatakan bahwa tabung berukuran 12 dan 5 kilogram diduga menjadi penyebab sumber ledakan di permukiman Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten pada Jumat dini hari.

Kasubdit Metalurgi Forensik Puslabfor Polri, Kompol Heriyandi di Tangerang, mengatakan bahwa telah ditemukan satu tabung gas ukuran 12 kg dan tiga tabung ukuran 5 kg di lokasi ledakan yang diduga sebagai penyebab utama ledakan.

"Ada tabung gas 12 kilogram satu buah, kemudian tabung gas 3 kilogram itu tiga buah," ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, tim penyidik juga mendapatkan barang bukti lain seperti selang regulator gas dan satu unit kompor di lokasi ledakan tersebut.

"Ada selang regulator sama kompor gas satu buah, kemudian ada bahan-bahan yang sudah bekas terbakar," katanya.

Meski demikian, tim Puslabfor Polri saat ini masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab atas peristiwa yang terjadi.

Kemudian, pihaknya juga kini tengah melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti yang diamankan sebagai dasar dari proses penelitian forensik.

"Ada empat barang bukti itu dari gas hingga selang dan kompor yang kita dalami dan lakukan pemeriksaan. Untuk sementara itu saja," kata Heriyandi.

Dalam peristiwa itu, Kapolres Tangsel AKBP Victor Inkiriwang melaporkan sebanyak tujuh orang menjadi korban ledakan misterius di permukiman RT/RW 03/01, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang pada Jumat dini hari telah dirawat di rumah sakit (RS) terdekat.

"Tiga korban yang sementara dirawat di RS, kemudian yang untuk empat orang korban lainnya sudah dirawat dan saat ini sudah diizinkan dirawat jalan oleh dokter tim RS," ujarnya.

Dari total tujuh korban akibat ledakan misterius itu tiga di antaranya mengalami luka berat dan sudah dilakukan perawatan intensif oleh tim dokter dan empat lainnya mengalami luka ringan.

Kemudian, dampak dari insiden tersebut juga mengakibatkan sebanyak delapan unit rumah warga di wilayah itu mengalami rusak berat dan ringan.

Victor bilang, bahwa dari delapan unit rumah rusak itu diantaranya empat unit mengalami kerusakan berat dan empat rusak ringan.

Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 05.15 WIB hingga 05.30 WIB dini hari. Dimana terjadi ledakan cukup besar hingga mencapai radius sekitar 500 meter. Ant

  • Ledakan di Pamulang

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.