- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Tekan Negara-negara ...
Trump Tekan Negara-negara NATO Agar Hentikan Pembelian Minyak Russia, Ancam Tarif 50% hingga 100% ke Tiongkok
Minggu, 14 Sep 2025, 09:23 WIBWASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengatakan siap memberikan sanksi kepada Moskow, tetapi dengan syarat semua sekutu NATO setuju untuk menghentikan sepenuhnya pembelian minyak Russia.
Ia juga menyarankan anggota aliansi transatlantik itu mempertimbangkan untuk mengenakan tarif sebesar 50 persen hingga 100 persen pada Tiongkok sebagai cara untuk membantu mengakhiri perang Russia di Ukraina.
"Saya siap menerapkan Sanksi berat terhadap Russia ketika semua Negara NATO telah sepakat, dan mulai, melakukan hal yang sama, dan ketika semua Negara NATO BERHENTI MEMBELI MINYAK DARI RUSSIA," ujar Trump dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya, yang ia gambarkan sebagai surat untuk semua negara NATO dan dunia.
Trump telah berulang kali mengancam Russia dengan sanksi tambahan, termasuk akhir pekan lalu setelah Kremlin melancarkan serangan udara terbesarnya terhadap Ukraina, sebagai cara untuk menggerogoti pendapatan Moskow untuk perang.
Namun sejauh ini ia gagal menindaklanjutinya, membuat Kyiv frustrasi.
Trump, yang bertemu dengan Putin bulan lalu pada sebuah pertemuan puncak di Alaska, menyebut pembelian minyak Russia oleh negara-negara NATO "mengejutkan" dan mengatakan hal itu melemahkan daya tawar mereka atas Moskow.
Trump juga mengemukakan prospek NATO mengenakan tarif pada Tiongkok, yang diyakini telah meningkatkan kerja sama strategis dengan Moskow dan mengadakan pertemuan puncak tingkat tinggi dengan Putin baru-baru ini di Beijing.
"Saya yakin bahwa ( sanksi NATO terhadap Russia), ditambah NATO , sebagai sebuah kelompok, yang mengenakan TARIF 50% hingga 100% pada TIONGKOK, yang akan ditarik sepenuhnya setelah PERANG dengan Russia dan Ukraina berakhir, juga akan sangat membantu dalam MENGAKHIRI PERANG yang mematikan, namun KONYOL ini," kata Trump.
"Tiongkok memiliki kendali yang kuat, dan bahkan cengkeraman yang kuat, atas Russia, dan Tarif yang kuat ini akan mematahkan cengkeraman itu."
Jika aliansi beranggotakan 32 negara itu "melakukan apa yang saya katakan, PERANG akan segera berakhir," kata Trump. "Jika tidak, Anda hanya membuang-buang waktu saya."Â
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Trump Ancam Naikkan Tarif Jika Inggris Tak Hapus Pajak Layanan Digital
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump dan Xi Jinping Gelar Pertemuan di Beijing
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
-
Trump akan Tampil di Paspor Edisi Terbatas Ulang Tahun AS ke-250
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.