PM Nepal yang Baru Berjanji Patuhi Tuntutan Pengunjuk Rasa Akhiri Korupsi

Minggu, 14 Sep 2025, 16:05 WIB

KATHMANDU - Pemimpin baru Nepal Sushila Karki berjanji akan mengikuti tuntutan para pengunjuk rasa untuk "mengakhiri korupsi" saat mulai bekerja sebagai perdana menteri sementara, setelah demonstrasi "Gen Z" menggulingkan pendahulunya.

Sushila Karki, mantan kepala hakim berusia 73 tahun, ditugaskan untuk memulihkan ketertiban dan menangani tuntutan pengunjuk rasa untuk masa depan bebas korupsi menjelang pemilihan umum dalam enam bulan.

Ket. Foto: Pemimpin baru Nepal Sushila Karki — Sumber: Sentinelassam.com

Aksi demonstrasi dimulai pada hari Senin (8/9) yang dipicu oleh larangan media sosial, dan dengan cepat meningkat, gedung parlemen dan gedung-gedung pemerintahan utama dibakar, memperburuk kesengsaraan ekonomi yang panjang di Nepal.

"Kita harus bekerja sesuai dengan pemikiran generasi Gen Z," kata Karki dalam pernyataan publik pertamanya sejak menjabat pada Jumat (12/9).

Seperlima penduduk Nepal berusia 15-24 tahun menganggur, menurut Bank Dunia, dengan PDB per kapita hanya $1.447.

"Yang dituntut kelompok ini adalah penghapusan korupsi, tata kelola pemerintahan yang baik, dan pemerataan ekonomi," tambahnya. "Anda dan saya harus bertekad untuk memenuhinya."

Dari Jalanan

Karki mengajak untuk mengheningkan cipta selama satu menit pada hari Minggu (14/9) untuk mereka yang tewas dalam kerusuhan, sebelum pertemuan dimulai di kompleks utama pemerintahan Singha Durbar -- tempat beberapa bangunan dibakar selama protes massal hari Selasa lalu.

Setidaknya 72 orang tewas dalam dua hari aksi protes, dan 191 orang terluka, kata sekretaris utama pemerintah Eaknarayan Aryal pada Minggu, menambah jumlah korban sebelumnya yang berjumlah 51 orang.

Itu adalah kerusuhan terburuk sejak berakhirnya perang saudara dan penghapusan monarki pada tahun 2008.

Pengangkatan Karki terjadi setelah negosiasi intensif oleh panglima militer Jenderal Ashok Raj Sigdel dan Presiden Ram Chandra Paudel, termasuk dengan perwakilan "Gen Z", sebutan umum untuk gerakan protes pemuda.

Ribuan aktivis muda telah menggunakan aplikasi Discord untuk menunjuk Karki sebagai pilihan pemimpin mereka.

"Dengan situasi yang saya hadapi, saya tidak ingin datang ke sini. Nama saya dibawa dari jalanan," kata Karki.

Parlemen telah dibubarkan dan pemilihan umum ditetapkan pada 5 Maret 2026.

"Kami tidak akan tinggal di sini lebih dari enam bulan dalam situasi apa pun, kami akan menyelesaikan tanggung jawab kami dan berjanji untuk menyerahkannya kepada parlemen dan menteri berikutnya," tambahnya dalam pidato kepada rakyat.

Para pemimpin telah mengucapkan selamat kepada Karki, termasuk dua tetangga besar Nepal, India dan Tiongkok.

Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan New Delhi mendukung "perdamaian, kemajuan, dan kesejahteraan" di Nepal yang mayoritas penduduknya beragama Hindu. Sementara Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan pihaknya ingin "mendorong hubungan Tiongkok-Nepal terus maju".

Agama Buddha adalah agama terbesar kedua di negara ini. Dalai Lama, pemimpin spiritual Tibet yang diasingkan, mendoakan Karki "semoga sukses dalam memenuhi harapan dan aspirasi rakyat Nepal di masa-masa sulit ini."

  • demo gen z nepal

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.