Jadi Pemain Kunci, PHE Kelola 24 Persen Wilayah Kerja Migas
Minggu, 14 Sep 2025, 09:54 WIBJAKARTA-PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus menjadi kontributor utama dalam menjaga ketahanan energi nasional dan mendukung terwujudnya swasembada energi di Indonesia.
Hingga saat ini, PHE mengelola 24% wilayah kerja operator migas di Indonesia, dengan kontribusi mencapai 69% lifting minyak domestik dan 37% lifting gas domestik. Kontribusi tersebut sekaligus menempatkan PHE sebagai pemain kunci dalam upaya menjaga ketersediaan energi di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional.
âPertamina Hulu Energi siap menjawab tantangan energi masa depan dengan strategi peningkatan produksi hulu migas, penguatan eksplorasi, serta penerapan teknologi dekarbonisasi seperti CCS/CCUS. Langkah ini selaras dengan agenda pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi dan mendukung transisi energi menuju target Net Zero Emission 2060,â ujar Edi Karyanto, Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio dan Komersial PHE, dalam acara Launching dan Diskusi Buku 'Senjakala Industri Migas? : Migas & Pembangunan Indonesia 1899-2023' karya M Kholid Syeirazi, di Jakarta, Rabu (10/9/2025).
Dalam mendukung ketahanan energi nasional, PHE menjalankan beberapa Langkah strategis. Pertama, melakukan optimalisasi produksi melalui perawatan aset, penerapan asset integrity, dan revitalisasi fasilitas produksi. Strategi kedua, meningkatkan cadangan migas melalui eksplorasi berkualitas tinggi, pengembangan lapangan baru, serta penerapan teknologi enhanced oil recovery/chemical enhanced oil recovery (EOR/CEOR).Â
PHE juga melakukan pengembangan anorganik untuk memperkuat portofolio produksi migas nasional. Selain itu, dalam mendukung target Net Zero Emission 2060, PHE melakukan inovasi dekarbonisasi melalui pengembangan CCS/CCUS dengan potensi kapasitas penyimpanan karbon mencapai 7,3 gigaton di 11 lokasi prioritas.
Lebih lanjut Edi menuturkan, di tengah meningkatnya konsumsi energi nasional, migas tetap memegang peranan penting sebagai energi transisi. Gas bumi dipandang sebagai energi fosil yang lebih bersih dan andal dalam mendukung bauran energi nasional.
"Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Pertamina berkomitmen menjaga prinsip Availability, Accessibility, Affordability, dan Acceptability energi bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Edi.
Meski menunjukkan tren positif dalam peningkatan produksi, industri hulu migas nasional masih menghadapi tantangan iklim investasi dan regulasi. Oleh karena itu, PHE mendorong penyelarasan kebijakan fiskal, kontrak, serta sinkronisasi perizinan untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif dan kompetitif secara regional.
âDukungan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk mewujudkan peningkatan produksi migas nasional yang berkelanjutan demi menjaga ketahanan energi dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia,â tambah Edi.
PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dilakukan dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016.
- Industri Migas
- Pertamina Hulu Energi
- Blok Migas
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Efisiensi Jadi Kunci, Bos PHE Buka-bukaan Strategi Investasi Migas di Tengah Geopolitik Panas
-
Fenomena Gerhana Matahari Cincin Bakal Terjadi pada 17 Februari
-
Mo Salah Tidak Masuk Skuad Liverpool di Liga Champions Pekan Ini, Mampukah The Reds Kalahkan Inter Milan?
-
Puasa Ramadan Berapa Hari Lagi? Sudah Akan Lebaran Sebentar Lagi Saja, Simak Jadwalnya!
-
Kemenperin: Penguatan Industri Penunjang Migas Modal Penting untuk Tekan Kebergantungan Impor
-
Servis Keras Medvedev Hadapi Kecerdikan Sinner
-
Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Rusak Diterjang Hujan dan Angin Kencang di Pamekasan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.