Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Keliling Kemayoran Gratis Tis, PPK Kemayoran Luncurkan Shuttle Bus 'KEMON', Ini Rutenya

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 17:24 WIB | Oleh:
Keliling Kemayoran Gratis Tis, PPK Kemayoran Luncurkan Shuttle Bus 'KEMON', Ini Rutenya Doc: ANTARA/HO-PPK Kemayoran
Ket. Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) melakukan soft launching dan uji coba operasional layanan shuttle kawasan "KEMON" di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

JAKARTA - Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran), sebagai Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melakukan uji coba operasional layanan bus pengumpan (shuttle bus) gratis bertajuk "KEMON" untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Layanan shuttle bus itu dihadirkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang semakin meningkat seiring berkembangnya aktivitas hunian, komersial, perkantoran, fasilitas publik serta berbagai kegiatan di kompleks Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (29/9).

Direktur Utama PPK Kemayoran Teddy Robinson Siahaan dalam keterangan di Jakarta, Selasa, mengatakan pengembangan layanan shuttle bus merupakan bagian dari komitmen PPK Kemayoran untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan sekaligus menghadirkan layanan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Shuttle bus ini bukan hanya tentang menyediakan sarana transportasi, tetapi juga merupakan bagian dari upaya kami membangun konektivitas yang lebih baik di kompleks Kemayoran. Kami ingin masyarakat dapat bergerak dari satu titik ke titik lainnya dengan lebih mudah, nyaman, dan terintegrasi," ujarnya.

Teddy menyampaikan kehadiran shuttle bus juga menjadi salah satu langkah PPK Kemayoran dalam mendukung transformasi kompleks Kemayoran sebagai kawasan bisnis yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Dalam rencana operasionalnya, shuttle bus itu dapat digunakan oleh seluruh masyarakat tanpa dipungut biaya dan akan beroperasi mulai pukul 05.30 hingga 22.00 WIB. Jarak waktu kedatangan antarbus di halte atau titik pemberhentian yang sama direncanakan hingga 20 menit.

"Kami berharap layanan ini dapat menjadi bagian dari ekosistem mobilitas di Kemayoran yang semakin terintegrasi," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama menyampaikan kehadiran shuttle bus gratis itu akan memudahkan konektivitas di kompleks Kemayoran.

"Dengan dioperasikannya bus 'KEMON' ini maka konektivitas, mobilitas dan akesibilitas di Kemayoran ini akan lebih mudah dijangkau secara gratis sehingga semua fasilitas di kompleks Kemayoran dapat diakses lebih mudah," katanya.

Berdasarkan rencana operasional, layanan shuttle bus tersebut memiliki rute operasional terdiri atas dua rute utama, yakni loop utara dan loop selatan, dengan masing-masing rute dilayani oleh dua armada bus.

Rute loop utara menghubungkan sejumlah titik strategis, di antaranya JIExpo, Benyamin Sueb, Wisma Atlet Pademangan, Rusunami Bandar Kemayoran, Rajawali, Pasar Mobil Kemayoran, Gandhi Memorial Intercontinental School (GMIS), Damar, Trembesi, Kemayoran Indah Golf, The Linq, Citra Tower hingga kembali ke kawasan Benyamin Sueb.

Sementara itu, rute loop selatan mencakup sejumlah titik, di antaranya JIExpo, Benyamin Sueb, Landas Pacu, Masjid Jami Al Badariah Kemayoran, Wisma Atlet Kemayoran, Convair, Apron, Grand Palace, Polres Metro Jakarta Pusat, Transjakarta Kemayoran, Angkasa, Rendani, Taman Silangit, Selaparang, Mahatma Gandhi School, Kejaksaan Jakarta Pusat, HBR Motik, dan Benyamin Sueb.

PPK Kemayoran juga menyiapkan sejumlah halte dan titik pemberhentian, baik halte yang direvitalisasi maupun halte baru serta rambu pemberhentian bus untuk mendukung layanan tersebut.

Dari sisi armada, rencana layanan mencakup penggunaan bus diesel sebagai armada sementara dan nantinya juga akan menggunakan bus listrik medium dengan konsep low entry/low deck. Armada tersebut dirancang dengan fasilitas yang memperhatikan aksesibilitas, termasuk ramp untuk pengguna kursi roda, pintu otomatis serta perangkat penghitung jumlah penumpang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Rona
Kasus Kekerasan Seksual Mem...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Rumor Kim Jong-un Meninggal karena Perdarahan Otak di Beijing Memanas, Muncul Foto Hadir di Pameran - Adiknya Diklaim Rebut Kekuasaan dan 9.000 Tentara Tiongkok Dikirim ke Korut

Rumor Kim Jong-un Meninggal karena Perdarahan Otak di Beijing Memanas, Muncul Foto Hadir di Pameran - Adiknya Diklaim Rebut Kekuasaan dan 9.000 Tentara Tiongkok Dikirim ke Korut

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.