Danau Toba Raih Kembali Status Kartu Hijau UNESCO
Rabu, 10 Sep 2025, 16:17 WIBJakarta -- Kementerian Pariwisata mengumumkan bahwa Taman Bumi (Geopark) Kaldera Toba di Sumatera Utara meraih kembali status kartu hijau UNESCO.
âSaya mengapresiasi kolaborasi dan kerja keras semua pihak mulai dari gubernur, kepala daerah, badan pengelola, dan stakeholder pariwisata yang sudah menjalankan semua masukan dari tim asesor sehingga Danau Toba bisa kembali menjadi kartu hijau,â kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Rabu.
Widiyanti menyampaikan keberhasilan tersebut dapat diraih berkat adanya kolaborasi dan kerja sama semua pihak yang terkait. Salah satu upaya yang dilakukan Kementerian Pariwisata yakni memberikan dukungan melalui berbagai fasilitasi dan koordinasi dalam pelaksanaan âThe 1st International Conference: Geo tourism Destination Toba Caldera UNESCO Global Geopark 2025â.
Status kartu hijau untuk Danau Toba diputuskan melalui Sidang Council UNESCO Global Geoparks (UGGp) yang dilaksanakan pada 5-6 September 2025 di Chili. Geopark Danau Toba mendapatkan status kartu hijau bersama Geopark Rinjani Lombok di NTB dan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, di Jawa Barat.
Guna menjaga kualitas Geopark Global UNESCO, Widiyanti menyebut setiap geopark harus menjalani proses revalidasi menyeluruh setiap empat tahun. Green card menunjukkan perpanjangan status Geopark Global UNESCO selama empat tahun.
Sedangkan kartu kuning membatasi perpanjangan menjadi dua tahun, sekaligus memberikan waktu bagi geopark untuk menindaklanjuti rekomendasi Dewan. Dari 44 revalidasi yang dipertimbangkan, Dewan memberikan 38 kartu hijau dan 6 kartu kuning.
Status tersebut menurutnya tidak hanya menjadi bentuk perlindungan, tetapi juga sebagai peluang untuk membuka ruang pembelajaran dan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.
Hal lain yang ditekankan yakni Geopark Kaldera Toba merupakan wujud nyata visi pariwisata Indonesia. Sebuah destinasi yang menghadirkan keharmonisan antara alam, budaya, dan ilmu pengetahuan.
Sebagai tindak lanjut, Widiyanti juga membeberkan sidang Council UNESCO Global Geoparks (UGGp) yang dihadiri oleh sekitar 150 pengamat dari 32 negara anggota ini akan menyampaikan laporan kepada Dewan Eksekutif UNESCO untuk mendapatkan pengesahan pada pertengahan tahun 2026.
Pemandangan yang Menakjubkan
Danau Toba terletak di Sumatera Utara, adalah keajaiban alam yang menakjubkan dengan pemandangan dan budaya kaya. Dibentuk oleh letusan supervolcano yang terjadi ribuan tahun yang lalu, danau ini adalah yang terbesar di Indonesia dan sekaligus merupakan danau vulkanik terdalam di dunia.Â
Keindahan alam Danau Toba tak perlu diragukan lagi. Dengan air danau yang biru jernih dan dikelilingi oleh pegunungan hijau yang subur, tempat ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung dan wisatawan.
Dari berbagai sudut pandang, Danau Toba menawarkan pemandangan yang dramatis, terutama dari tepi jalan raya yang mengelilingi danau. Puncak-puncak gunung yang menjulang tinggi menciptakan latar belakang yang sempurna untuk foto-foto.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Wamenparekraf Sarankan Pantai Bulbul di Toba Dipertahankan Alami, Minim Bangunan Permanen
-
Danau Toba Dikepung Api, Hujan Buatan Gagal Total? Pemerintah Kewalahan Hadapi Karhutla
-
Jasa Marga Percepat Inspeksi dan Perbaikan Perkerasan Jalan Tol Demi Keselamatan Pengguna
-
Jadwal Imsak Batam dan Wilayah Kepri Besok, Jumat 13 Maret 2026 Serta Malam Nuzulul Quran
-
Sambut Hari Raya Idulfitri 1447, Bank BJB Siapkan Layanan Terbatas dan “Weekend Banking”
-
Objek Wisata Huta Ginjang di Danau Toba Harus Jadi Geowisata Unggulan
-
Aquabike Endurance World Championship di Danau Toba
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.