- Home
-
- Luar Negeri
-
- Beijing Alami Peningkatan ...
Beijing Alami Peningkatan Populasi Lansia Tembus 5 Juta Jiwa
Rabu, 10 Sep 2025, 22:13 WIBBEIJING - Populasi warga lanjut usia (lansia) permanen di Beijing menembus angka lima juta untuk pertama kalinya, menurut sebuah laporan tentang perkembangan penyebab penuaan di ibu kota Tiongkok tersebut.
Laporan tersebut dirilis dalam forum industri layanan perawatan lansia di Beijing yang dibuka pada Selasa (9/9). Data dalam laporan itu menunjukkan bahwa penuaan penduduk di Beijing semakin meningkat pada 2024.
Jumlah penduduk permanen Beijing yang berusia 60 tahun ke atas mencapai 5,14 juta orang atau 23,5 persen dari total populasi, bertambah 192.000 orang dari 2023.
Beijing juga mengalami peningkatan yang stabil pada populasi warga lansia yang sangat lanjut. Berdasarkan data statistik, jumlah penduduk permanen Beijing yang berusia 80 tahun ke atas kini mencapai 687.000 orang atau 3,1 persen dari total populasi.
Menurut pejabat dari Biro Urusan Sipil Kota Beijing (Beijing Municipal Civil Affairs Bureau) Yang Zhiwei, sejak 2024 Beijing secara konsisten memperkuat penyediaan layanan perawatan lansia yang multilevel dan beragam. Otoritas setempat telah menerapkan 20 langkah kebijakan untuk memenuhi kebutuhan mendasar warga lansia usia 80 tahun ke atas, serta mendirikan pusat-pusat layanan perawatan lansia tingkat daerah secara komprehensif guna meningkatkan kualitas perawatan di rumah.
Saat ini, Beijing memiliki 608 lembaga perawatan lansia yang terdaftar, dengan kapasitas 109.000 tempat tidur. Selain itu, ibu kota Tiongkok tersebut secara sistematis telah mendirikan 105 pusat layanan perawatan lansia tingkat daerah, lebih dari 300 fasilitas panti jompo, serta lebih dari 1.500 pos layanan lansia berbasis masyarakat.
"Di sini, kami para lansia mendapatkan perawatan profesional dan memiliki banyak teman serta kegiatan. Hidup saya menjadi jauh lebih bermakna," kata Chen Guangying (93), seorang lansia yang tinggal di pusat layanan perawatan lansia di Yizhuang, pinggiran Kota Beijing.
Luo Jing, penanggung jawab di pusat layanan tersebut, mengatakan bahwa fasilitas itu memiliki lima zona layanan fungsional yang mencakup perawatan di tempat tinggal, layanan makan, akademi lansia, layanan kesehatan terpadu, dan dukungan komprehensif.
"Secara fungsional, pusat ini telah beralih dari penyedia bantuan kehidupan yang mendasar dan perawatan medis sederhana menjadi penyedia layanan yang lebih beragam," kata Luo.
Menurut rencana tersebut, Beijing akan mendirikan 50 pusat layanan perawatan lansia tambahan di tingkat daerah pada 2025. Ant/Xinhua
- china yuan
- beijing
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Polisi Ponorogo Pakai Kacamata Pintar, Main Nyelonong Tanpa Helm Bakal Langsung Ditilang!
-
Pengangguran Turun Tipis, 147,67 Juta Penduduk Tercatat Bekerja
-
LBH GEKIRA Kawal Korban Dugaan Kekerasan Seksual Jakarta
-
Sabtu, Tak Ada Samsat Keliling di Jakarta, Hanya Buka di Depok, Tangerang, Bekasi
-
Final Four Proliga 2026: Tiket Sudah Bisa Dibeli Mulai 9 Maret, Cek Harga Disini!
-
Raih Dua Kemenangan, John Herdman Ingin Timnas Indonesia Jaga Momentum Positif
-
Perangi Pencabulan, Neng Eem: Pesantren Harus Jadi Benteng Moral Bangsa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.