Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadiri Forum BRICS: Prabowo Soroti Standar Ganda Hukum Internasional

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hadiri Forum BRICS: Prabowo Soroti Standar Ganda Hukum Internasional Doc: Antara
Ket. Presiden RI Prabowo Subianto berbicara di forum kelompok negara BRICS dalam pertemuan BRICS Leaders Virtual Meeting secara daring pada Senin (8/9).

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti kebijakan standar ganda yang diterapkan pada hukum internasional saat menghadiri forum kelompok negara BRICS dalam BRICS Leaders Virtual Meeting secara daring pada Senin (8/9) malam. 

Berdasarkan cuplikan tayangan video konferensi, Presiden Prabowo menyatakan dukungannya terhadap kerja sama erat, seperti yang disampaikan Presiden China Xi Jinping yang telah berbicara lebih dahulu.

"Saya sepenuhnya mendukung konsep-konsep yang disampaikan oleh Bapak Presiden Republik Rakyat China yang terhormat. Kita harus menjunjung tinggi keterbukaan, kita harus melanjutkan koordinasi dan kerja sama yang erat ini di dunia yang penuh ketidakpastian ini, dengan standar ganda, bahkan rangkap tiga, di mana hukum internasional diabaikan setiap hari," kata Presiden Prabowo dalam tayangan video BRICS Leaders Virtual Meeting di akun YouTube Sekretariat Presiden yang disaksikan di Jakarta, Selasa (9/9) dini hari.

Menurut Presiden, negara-negara anggota BRICS harus melanjutkan kerja sama di tengah dunia yang penuh ketidakpastian.

Praktik standar ganda, kata Prabowo, semakin sering muncul di panggung global. 

Kepala Negara menilai bahwa situasi dunia kini memperlihatkan negara-negara besar dan kuat memiliki hak dan kewenangan, sedangkan negara kecil mendapat intimidasi.

"Hukum internasional diabaikan setiap hari, di mana (negara) yang kuat membuat kewenangan, di mana negara-negara kecil dengan kekuatan yang lebih kecil diintimidasi, diancam, dirundung. Di mana perdagangan dan keuangan menjadi senjata," kata Prabowo.

Oleh karenanya, Prabowo mengatakan saatnya BRICS harus terus berkembang. Indonesia pun sepenuhnya mendukung inisiatif yang diambil.

"Kami mengapresiasi kepemimpinan Presiden (Brasil) Lula, dan Indonesia berkomitmen untuk bekerja sama lebih erat dengan semua negara BRICS," kata Prabowo.

Pertemuan kali ini dihadiri oleh sejumlah Kepala Negara dan perwakilan tingkat tinggi, antara lain Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, Presiden China Xi Jinping, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Presiden Rusia Vladimir Putin.

Kemudian, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Putra Mahkota Uni Emirat Arab Khaled bin Mohamed bin Zayed, Menteri Luar Negeri Ethiopia Gedion Timothewos, serta Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar.

Presiden Brasil Lula da Silva membuka virtual meeting dengan memberikan pandangannya. Setelahnya, tampak Presiden China Xi Jinping dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menyampaikan pandangan di urutan kedua dan ketiga.

Presiden RI Prabowo Subianto kemudian menyampaikan pandangan dan posisi Indonesia terkait sejumlah isu global pada urutan keempat.

Forum tersebut menjadi sarana bagi para pemimpin untuk bertukar pandangan terkait perkembangan ekonomi dunia dan kondisi sistem multilateral saat ini. Situasi geopolitik dan dinamika ekonomi global turut memberi pengaruh terhadap stabilitas perdagangan internasional serta prospek pertumbuhan ekonomi di berbagai kawasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Permudah Akses BBM, 3 SPBU ...
Rona
Konser BIGBANG di Singapura...
Megapolitan
Festival Kelurahan Harus Ja...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.