• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Fakta Mengejutkan! Video V...

Fakta Mengejutkan! Video Viral Ibu Jilbab Pink Saat Demo Bukan AI, Keluarga Beri Peringatan: Jangan Kasih Panggung Lagi!

Senin, 08 Sep 2025, 09:30 WIB

JAKARTA - Drama politik jalanan kembali pecah di media sosial setelah sosok Ibu Jilbab Pink atau Ana menjadi bahan perdebatan panas. Video Ibu Jilbab Pink saat aksi demo di depan Gedung DPR RI beberapa waktu lalu ramai dituduh sebagai hasil rekayasa Artificial Intelligence (AI). 

Namun, kenyataannya justru lebih mengejutkan, keluarga sendiri memastikan bahwa sosok itu nyata adanya dan bukan hasil editing digital.

Ket. Foto: Ana atau Ibu Jilbab Pink yang sempat viral saat demo DPR — Sumber: X

Awalnya, publik terbelah. Sebagian menuding Ana hanyalah provokator yang dengan lantang menghina Presiden RI Prabowo Subianto serta mendesak agar segera digantikan Anies Baswedan. 

Sebagian lain justru meyakini video viral tersebut tidak asli, melainkan manipulasi teknologi AI. Dugaan itu bahkan semakin liar setelah muncul template di Instagram yang menyebut video Ana adalah buatan AI, lalu sengaja disebarkan puluhan ribu akun.

Namun titik balik terjadi ketika keluarga Ana akhirnya buka suara. Akun Instagram @daqnas, yang mengaku sebagai keponakan Ana sekaligus seorang anggota polisi, meluruskan semuanya. 

Akun tersebut menegaskan video itu memang asli, bukan rekayasa. Bahkan, ia mengunggah bukti lain berupa rekaman ketika Budenya itu menghina aparat kepolisian yang sedang berjaga.

“Buat semua maafin bude gue ya. Kalau lain kali ketemu beliau di demo, jangan diambil hati. Kalau perlu langsung suruh pulang,” ungkap Daqnas, Jumat (6/9/2025). 

Daqnas juga menegaskan agar siapa pun yang ikut demo tidak lagi memberi panggung kepada Budenya.

Menurut Daqnas, kebiasaan Ana yang suka berteriak-teriak hingga mengeluarkan kata kasar hanyalah bagian dari sikapnya sehari-hari. 

“Biasanya habis teriak, sampai rumah minta jahe sereh karena tenggorokannya lecet,” ujarnya sambil menyindir.

Lebih jauh, Daqnas menilai Ana adalah sosok yang membutuhkan perhatian khusus. Karena itu, ia meminta publik untuk tidak mudah terprovokasi oleh ucapan Budenya. 

“Kalau ketemu di lapangan, cukup ingatkan dia pulang. Sampaikan saja dicariin ponakannya si Anas,” tambahnya.

Klarifikasi ini sekaligus menepis spekulasi liar yang menyebut sosok Ibu Jilbab Pink hanyalah AI. 

“Jangan jahatlah, orang beneran dikira mesin. Dia manusia sungguhan kok,” tegas Daqnas.

Dalam akhir pernyataan, Daqnas kembali memohon maaf kepada publik, khususnya rekan-rekan seprofesi, dan meminta semua pihak lebih bijak menyikapi fenomena viral tersebut.

  • Demo
  • AI
  • demo dpr
  • ibu jilbab pink

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.