Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Singkong Amblas, SGC Tebar Jaminan Rp715 Ribu per Ton! Pastikan Petani Tubaba Cuan

31 Jumat, 05 Sep 2025, 15:00 WIB | Oleh:
Singkong Amblas, SGC Tebar Jaminan Rp715 Ribu per Ton! Pastikan Petani Tubaba Cuan Singkong Amblas, SGC Tebar Jaminan Rp715 Ribu per Ton! Pastikan Petani Tubaba Cuan Doc: Ist.
Ket. SGC jalin kemitraan dengan petani Tubaba.

Tulangbawang Barat, Lampung — Dalam momen penting mengangkat sektor pertanian Tubaba, Sugar Group Companies (SGC) meluncurkan program kemitraan perkebunan tebu bagi petani setempat sebagai respons atas amblasnya harga singkong. Acara sosialisasi berlangsung di Kampus Politeknik Tunas Garuda, Panaragan Jaya, dan dipimpin oleh Vice President SGC, Purwanti Lee. Skema ini menjanjikan harga dasar Rp715 ribu per ton (rendemen 7 %) bagi tebu yang memenuhi standar kualitas.

Purwanti menjelaskan bahwa kemitraan ini bersifat mandiri, petani tetap mengolah lahan sendiri mulai dari penyiapan hingga panen. "Kemitraan ini dirancang untuk sama-sama menguntungkan. Petani dapat kepastian harga dan pasar, sementara perusahaan memastikan pasokan tebu bermutu," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebut sejumlah keunggulan tebu dibanding singkong yakni tahan hama, cocok dengan iklim Lampung, dan tanaman yang bisa dipanen hingga 3–4 kali tanpa perlu replanting tiap musim. Standar kualitas yang diterapkan meliputi: usia panen 11–13 bulan, kondisi segar (tidak dibakar), dan puriti minimal 74 %. Tebu yang tidak memenuhi kriteria bisa dikenakan potongan harga atau bahkan ditolak. Program berlaku hingga 10 tahun atau 10 kali giling, dengan syarat lahan bebas sengketa dan kepemilikan jelas.

Program ini mendapat sambutan hangat dari Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., yang menyebut bahwa diversifikasi tunggal pertanian penting untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Menurutnya: “Diversifikasi komoditas sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat”. Senada, Wakil Bupati Nadirsyah menegaskan bahwa warga Tubaba sudah lama menanti skema kemitraan yang memberi kepastian pasar dan harga.

Turut hadir dalam sosialisasi yang mencerminkan dukungan luas: Wakil Ketua DPRD, mantan Bupati, pejabat dinas pertanian, kepala tiyuh, serta kelompok tani calon mitra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Jelang Nataru 2026/2027, Di...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.