Pariwisata Kepri Tetap Kondusif Pasca Aksi Demonstrasi, Kedatangan Turis Stabil

Jumat, 05 Sep 2025, 17:13 WIB

TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) memastikan kondisi pariwisata di daerah itu tetap aman, kondusif, dan penuh kehangatan meskipun sebagian besar daerah di Indonesia belakangan diliputi aksi demonstrasi.

"Empat pintu masuk utama wisatawan mancanegara, yakni Batam, Bintan, Karimun, dan Tanjungpinang tetap beroperasi normal dengan arus kedatangan turis asing yang stabil," kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Jumat (5/9).

Ket. Foto: Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Jumat (5/9). — Sumber: antara foto

Menurut Ansar setiap harinya wisatawan dari Singapura, Malaysia, hingga berbagai negara Asia dan Eropa tiba melalui pelabuhan ferry internasional dan bandara di Kepri.

Senyum ramah petugas imigrasi, pelayanan pariwisata yang profesional, hingga atmosfer hangat khas masyarakat Melayu siap menyambut wisman guna menghadirkan rasa aman dan nyaman.

Gubernur menegaskan bahwa Kepri selalu mengutamakan keamanan dan kenyamanan wisatawan, sehingga tetap bisa menikmati keindahan alam dan budaya Melayu tanpa gangguan.

"Justru inilah saat yang tepat untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Kepri adalah rumah kedua yang ramah dan damai bagi wisatawan,” ujar dia.

Ansar melanjutkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisman ke Kepri pada Juli 2025 naik 25,02 persen dibandingkan Juli 2024, yakni dari sekitar 126.418 kunjungan menjadi 158.043 kunjungan.

Senada, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Hasan menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk menjaga stabilitas destinasi, mulai dari imigrasi, kepolisian, pelabuhan, bandara, dan pelaku pariwisata.

"Kepri siap menyambut setiap tamu dengan penuh keramahan dan memastikan pengalaman berwisata tetap menyenangkan,” kata Hasan.

Ia tak menampik fakta di lapangan menunjukkan ada peningkatan kewaspadaan global akibat demonstrasi di beberapa kota Indonesia, namun demikian wisatawan tetap datang ke Kepri dengan jumlah yang stabil.

Menurutnya Batam dan Bintan masih menjadi magnet utama karena akses cepat dari Singapura dan Malaysia, sementara Karimun dan Tanjungpinang terus tumbuh sebagai destinasi wisata budaya, sejarah, dan bahari.

Wisatawan dari negara-negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia tetap mendominasi, sementara inisiatif seperti relaksasi visa permanen resident (PR) Singapura turut memperkuat kunjungan.

Ia menambahkan situasi kondusif ini menjadi bukti bahwa Kepri adalah salah satu gerbang utama pariwisata Indonesia yang tangguh. Keamanan, kenyamanan, serta keramahan masyarakatnya membuat wisatawan merasa aman dan betah.

"Lebih dari sekadar berwisata, kedatangan mereka menjadi jembatan persahabatan antarbangsa dan penggerak roda ekonomi daerah," ucap Hasan.

  • Tetap Kondusif
  • Pariwisata Kepri

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.