Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Trump Klaim India Tawarkan Bebas Tarif Masuk untuk Barang AS

📅 Rabu, 03 Sep 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Presiden Trump Klaim India Tawarkan Bebas Tarif Masuk untuk Barang AS Doc: istimewa
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Senin (1/9), mengatakan bahwa India telah menawarkan untuk mengurangi tarif atas barang-barang AS menjadi nol, bahkan ketika Perdana Menteri India Narendra Modi secara terbuka menunjukkan solidaritasnya dengan para pemimpin Tiongkok dan Russia dalam menghadapi tekanan perdagangan dari Washington.


Sambil menyebut hubungan AS dengan India "berat sebelah", Trump menulis di platform Truth Social miliknya: "Mereka kini menawarkan pemotongan Tarif hingga nol, tetapi sudah terlambat. Seharusnya mereka sudah melakukannya bertahun-tahun yang lalu."


Kedutaan Besar India di Washington tidak segera menanggapi komentar Trump, yang menyusul penerapan bea masuk total hingga 50 persen pada barang-barang India yang telah menimbulkan pertanyaan tentang masa depan hubungan AS-India.


Pernyataan Trump itu muncul saat Modi berada di Tiongkok untuk menghadiri pertemuan puncak lebih dari 20 pemimpin negara non-Barat dari Organisasi Kerjasama Shanghai, sebuah inisiatif yang didukung Tiongkok yang mendapat dorongan baru oleh serangan tarif global Trump.

Pada pertemuan puncak tersebut, Presiden Tiongkok Xi Jinping menekankan visinya untuk menciptakan tatanan keamanan dan ekonomi global baru yang memprioritaskan “Global Selatan”, sebagai tantangan langsung terhadap AS.


Hubungan AS-India telah menguat dalam beberapa tahun terakhir, termasuk selama masa jabatan pertama Trump, mengingat adanya kekhawatiran bersama mengenai meningkatnya kekuatan Tiongkok, tetapi Trump mengancam akan mengenakan tarif pada India setelah negara itu menolak untuk berhenti membeli minyak Russia yang bertentangan dengan upayanya untuk mengakhiri perang Moskwa di Ukraina.


Di Tiongkok, dalam sebuah gambar yang dirancang untuk menunjukkan solidaritas, Putin dan Modi tampak bergandengan tangan sambil berjalan riang menuju Xi sebelum KTT dibuka. Ketiga pria itu berdiri berdampingan, tertawa, dan dikelilingi oleh para penerjemah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Olahraga
FIFA Asean Cup Tanpa Semifi...
Daerah
Tokoh Sunda Perantauan Bers...
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.