Bupati Banyuwangi: ISI Surakarta Jadi Strategi Pembangunan Pendidikan

Selasa, 02 Sep 2025, 20:35 WIB

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyebut dibukanya perkuliahan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur merupakan salah satu strategi pembangunan bidang pendidikan.

"Bagi kami, program ini adalah menyiapkan SDM yang berdaya saing, dan bagaimana nanti pendidikan bisa menunjang seni budaya dan pariwisata daerah," ujarnya di Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (02/9).

Ket. Foto: Perkuliahan perdana ISI Surakarta di Kampus Banyuwangi, jawa Timur. Selasa (2/9/2025). — Sumber: ANTARA

Tidak hanya menyiapkan SDM yang berdaya saing, lanjut Ipuk, ISI Surakarta yang resmi memulai perkuliahan perdana di Kampus Banyuwangi itu juga menunjang pengembangan seni dan budaya Banyuwangi yang dikenal sangat kaya khazanahnya.

Menurut dia, kerja sama antara Pemkab Banyuwangi dan Kampus ISI Surakarta telah terjalin sejak tahun 2016, dan Banyuwangi menjadikan Kampus ISI sebagai salah satu pilihan kampus bagi anak-anak muda Banyuwangi yang mendapatkan Program Beasiswa Banyuwangi Cerdas.

"Kini semakin kuat dengan diselenggarakannya perkuliahan ISI Surakarta di Banyuwangi," kata Bupati Ipuk.

Kepala Bagian Umum Fakultas Seni Pertunjukan ISI Surakarta, Indah Fidiastuti mengemukakan perkuliahan di Banyuwangi mengikuti kurikulum yang ada di kampus ISI Surakarta, namun dengan mayoritas memasukkan budaya Banyuwangi.

Mata kuliah yang diajarkan untuk Jurusan Ethnomusikologi antara lain Pengantar Ethnomusikologi, Antropologi Musik, Dasar Musik Nusantara (Angklung Blambangan), dan Dasar Musik Nusantara (Tabuhan Gandrung).

Untuk Jurusan Tari, kata Indah, mata kuliahnya antara lain Pengetahuan Tari, Pengetahuan Koreografi, Sejarah Tari Nusantara, dan Tari Klasik Surakarta Putra/Putri Dasar Keprajuritan.

"Akan ada kolaborasi antara dosen dari ISI Surakarta dan juga dosen praktisi dari Banyuwangi dalam memberikan mata kuliah, khususnya yang berhubungan dengan seni dan budaya Banyuwangi," katanya.

Ia menyampaikan, untuk tenaga pengajar akan langsung diisi 18 orang dosen dari Kampus ISI Surakarta, delapan orang dosen praktisi dari Banyuwangi, dan lima dosen umum dari Banyuwangi.

"Para dosen yang berasal dari ISI Surakarta tersebut merupakan dosen PNS yang sebelumnya sudah mengajar di kampus pusat, mereka akan berkolaborasi dengan dosen praktisi yang berasal dari seniman dan budayawan maestro Banyuwangi," papar Indah.

Sebelumnya, di Banyuwangi telah ada sejumlah kampus negeri yakni Universitas Airlangga Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA), Politeknik Negeri Banyuwangi, Akademi Pilot Indonesia dan perguruan/sekolah tinggi lainnya.

  • Bupati Banyuwangi

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.