900 Porsi Makanan Disajikan Dinsos untuk Tim SAR Cari Heli Hilang di Kalsel
Selasa, 02 Sep 2025, 17:58 WIBTANAH BUMBU, KALSELÂ - Dinas Sosial Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel) memasak sebanyak 900 porsi makanan per hari bagi 300 lebih relawan gabungan sebagai Tim SAR pencarian helikopter tipe BK117 D3 yang hilang kontak di sekitar Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Tanah Bumbu.
âKami melayani 300 lebih relawan Tim SAR darat untuk makan tiga kali sehari. Dapur umum di Posko 1 Desa Mandin Damar sudah kami buka sejak dimulainya operasi pencarian,â kata Kepala Bidang Perlindungan Sosial Dinsos Tanah Bumbu Muhammad Supian di Posko 1 Desa Mandin Damar, Tanah Bumbu, Selasa (2/9).
Ia menyebut relawan pencarian terdiri atas unsur Basarnas, TNI, Polri, Dinsos, BPBD, masyarakat, dan unsur lainnya. Tim gabungan saat ini melakukan operasi pencarian hari kedua.
âKami di Posko 1 siap sedia membantu para relawan untuk kebutuhan makan,â tutur Supian.
Dia mengatakan untuk kemarin dan pagi hari ini, Tim SAR makan di Posko 1 dan beberapa orang membawa persediaan makan ke lapangan. Lalu, untuk makan siang pihaknya mengantar langsung makanan ke titik koordinat Tim SAR melaksanakan operasi pencarian.
Supian menuturkan dapur umum lapangan ini akan bertahan selama tujuh hari sesuai status tanggap darurat yang ditetapkan oleh Basarnas. Selanjutnya, menunggu arahan dan informasi terbaru terkait hasil pencarian di lapangan.
âMenu makanan saat ini ada nasi, mi, sarden, telur, dan lainnya. Ini adalah bantuan tanggap cepat terhadap bencana sosial di wilayah kami,â ujar Supian.
Dinsos Tanah Bumbu mengerahkan sebanyak 20 personel di dapur umum lapangan, dibantu empat orang dari Dinsos Provinsi Kalsel dan 10 orang dari Dinsos Hulu Sungai Selatan.
Helikopter Tipe BK117 D3 milik Estindo Air yang mengangkut delapan penumpang termasuk pilot, mengalami hilang kontak saat terbang di sekitar Mentewe, Tanah Bumbu, Provinsi Kalsel pada Senin (1/9) sekitar pukul 08.54 WITA.
Helikopter tersebut membawa delapan orang, terdiri atas seorang pilot, seorang engineer dan enam penumpang, yakni Capt. Haryanto, Eng Hendra, Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito, dan Iboy Irfan Rosa.
Helikopter dengan rute penerbangan dari Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) menuju Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) itu sebelumnya dilaporkan Kantor SAR Banjarmasin diperkirakan jatuh di sekitaran Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu.
Helikopter lepas landas dari Bandara Syamsir Alam, Kabupaten Kotabaru pada Senin (1/9) sekitar pukul 08.46 WITA dengan perkiraan tiba di Bandara Palangka Raya pukul 10.15 WITA.
Namun, heli tersebut kontak terakhir tercatat pada pukul 08.54 WITA, sebelum pesawat tidak lagi dapat dihubungi AirNav dari Kotabaru, Banjarmasin, Balikpapan maupun Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dan kemudian laporan hilang kontak diterima pukul 12.02 WITA. Ant
- helikopter hilang kontak
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Bupati Tanah Bumbu Bentuk Satgas Cepat Penyelamatan Penumpang Helikopter
-
Polda Kalsel Kerahkan Brimob dan Samapta Cari Helikopter yang Hilang Kontak
-
DKI Jakarta Jadi Teladan Nasional, Raih Penghargaan UHC 2026
-
Hari Kedua, Tim SAR Gabungan Cari Helikopter Milik Estindo Air Hilang Kontak di Tanah Bumbu Kalsel
-
Tim SAR: Rimbunnya Hutan Sulitkan Pencarian Helikopter Hilang
-
Basarnas Kerahkan Kekuatan Penuh Cari Heli Jatuh di Hutan kalimantan
-
Kendaraan Arus Mudik di Tol Cipali Semakin Padat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.