Promosi Wisata Bangka Barat Diserahkan ke Pemuda: Gebrakan Baru atau Jalan Pintas?
Senin, 01 Sep 2025, 00:10 WIBBANGKA BARAT â Pemuda memiliki peran strategis dalam memajukan pariwisata daerah karena mereka adalah kelompok yang paling adaptif terhadap perkembangan teknologi, tren, dan media digital.
Di era informasi saat ini, daya tarik wisata tidak hanya ditentukan oleh keindahan alam atau kekayaan budaya, tetapi juga oleh seberapa luas dan kreatif destinasi tersebut dipromosikan.
Di sinilah peran pemuda menjadi kunci, terutama melalui media sosial, konten kreatif, dan jejaring komunitas.
Keterlibatan pemuda dalam promosi wisata mampu memberikan citra segar dan relevan, sehingga lebih mudah menjangkau wisatawan generasi muda baik domestik maupun internasional.
Selain itu, dengan semangat inovasi, pemuda dapat menghadirkan narasi baru yang mengangkat identitas lokal tanpa kehilangan daya tarik global.
Secara ekonomi, promosi pariwisata yang efektif dapat mendatangkan kunjungan wisatawan, meningkatkan pendapatan daerah, serta membuka lapangan kerja baru.
Dari sisi sosial, partisipasi pemuda memperkuat rasa memiliki terhadap kekayaan budaya dan alam daerah, sekaligus menjadi cara menjaga kelestariannya.
Namun, tantangan tetap ada, mulai dari keterbatasan akses pelatihan digital, minimnya fasilitas promosi terpadu, hingga rendahnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas muda.
Karena itu, pemberdayaan pemuda melalui pelatihan, dukungan modal kreatif, dan ruang kolaborasi sangat penting untuk menjadikan mereka motor penggerak pariwisata berkelanjutan.
Dengan demikian, pemuda bukan hanya agen promosi, tetapi juga aktor utama yang menentukan apakah pariwisata daerah mampu bersaing di kancah global atau justru tertinggal di era digital.
Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengoptimalkan peran para pemuda untuk ikut mempromosikan pariwisata daerah agar semakin berkembang dan maju.
"Kita terus memberikan motivasi kepada para pemuda untuk peduli terhadap berbagai program pembangunan daerah, salah satunya dalam hal promosi pariwisata dengan memanfaatkan potensi dan teknologi yang dimiliki," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat Muhammad Ali di Mentok, Minggu (31/8).
Salah satu kegiatan yang melibatkan pemuda agar semakin berperan aktif dalam bidang pariwisata dilaksanakan dalam bentuk kompetisi Bujang-Dayang Bangka Barat yang digelar setiap tahun.
"Untuk tahun ini tiga orang pemuda Bangka Barat akan mewakili bangka Belitung dalam ajang Putra Putri Wisata Indonesia (PPWI) 2025, ini kesempatan kita untuk menitipkan langkah promosi pariwisata daerah di ajang nasional tersebut agar Bangka Barat semakin dikenal tingkat nasional," katanya.
Tiga putra/putri terbaik yang akan berkompetisi di ajang tersebut adalah Lauren, Sintia dan Arlen. Mereka akan masuk karantina pada 4 September 2025 dan akan bertanding di grand final pada 7 September 2025.
"Mereka bisa menjadi contoh untuk generasi muda berkompetisi dan mempromosikan wisata Babel dan Bangka Barat, kita akan terus memfasilitasi dan mendukung gerak para pemuda untuk bersama-sama membangun daerah di segala sektor, salah satunya di bidang pariwisata," katanya.
Keberangkatan tiga pemuda terbaik bangka Barat tersebut diharapkan bisa memotivasi para pemuda lain untuk meningkatkan kualitas diri, potensi dan talenta yang dimiliki demi kemajuan bersama, sehingga dapat mendukung terwujudnya Bangka Barat yang bermartabat.
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Bangka Barat Evi Astura Markus memberikan dukungan dan akan terus berkolaborasi dengan generasi muda untuk mendukung pembangunan daerah, terutama dalam pemberdayaan perempuan untuk membangun keluarga bahagia dan sejahtera.
"Kami juga akan terus berkolaborasi dengan pemerintah, khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat agar kegiatan seperti ini bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan daerah, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada di daerah itu," katanya.
- promosi wisata
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kereta Cepat Whoosh Tancap Gas! Promosi Wisata Digenjot KCIC untuk Bidik Pasar Turis Asing
-
Semarak penukaran uang rupiah untuk Imlek
-
Pemkab Deli Serdang Siapkan Zona UMKM 5.000 M2 di Eks Gudang PTPN, Langkah Strategis Tata Ulang Simpang Limau Manis Lebih Tertib dan Humanis
-
Koperasi Desa Merah Putih Siap Meluncur, Ini Panduan Lengkap Pembentukannya
-
Bimtek Rampung, TNI Siap Gempur Krisis Pangan dengan Kompi Produksi
-
Waduh, 20.000 Warga Temanggung Dicoret dari BPJS Kesehatan
-
Lampung Barat Gandeng Perusahaan Swasta untuk Promosi Wisata
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.