Analis: Perdagangan Saham Senin Diperkirakan Lesu
Minggu, 31 Agu 2025, 21:30 WIBJAKARTA - Perdagangan saham diperkirakan akan melesu pada Senin (1/9) besok. Nilai tukar rupiah juga diperkirakan akan anjlok terhadap dollar AS.
Pasar saham dan pasar uang sangat sensitif dengan situasi keamanan. Analis Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pelaku pasar kemungkinan akan bersikap apatis.
"Kemungkinan besar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari Senin akan melemah tapi tidak akan menuju suspend", ujar dia, Minggu (31/8).Â
Suspend adalah penghentian perdagangan sampai akhir sesi perdagangan atau lebih lama, dengan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan.
Perdagangan di suspend jika IHSG turun lebih dari 15 persen.
Menurut perkiraan Ibrahim, penurunan IHSG besok maksimal hanya lima persen.
"Sehingga tidak ada kekhawatiran Bursa Efek Indonesia akan melakukan suspend. Karena pada Jumat, IHSG diperkirakan turun tiga persen, tapi hanya turun 2,5 persen," ucap Ibrahim.
Tetapi nilai tukar rupiah kemungkinan akan terkena dampak luar biasa. Ibrahim memperkirakan rupiah akan turun signifikan antara 100 hingga 150 poin.
"Rupiah akan bergerak di rentang Rp16.600-16.650 per dollar AS. Pelemahan rupiah juga dipengaruhi dolar AS yang menguat, sehingga penurunan rupiah hingga 100-150 poin masih wajar," kata Ibrahim menutup analisisnya. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
KPK Panggil Kepala BPKAD Pati Febes Mulyono Terkait Dugaan Pemerasan Bupati Sudewo
-
Kemenpar Sebut Ajang DXI 2026 Perkuat Posisi Wisata Petualangan Indonesia
-
Komisi Informasi Pusat Apresiasi PLN
-
Di Sesi Retret, Prabowo Ingatkan Pentingnya Kesatuan ASEAN untuk Perdamaian Dunia
-
Batam Usulkan Empat Lokasi Baru untuk Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih 2026
-
Diburu AS dan Meksiko, Gembong Narkoba Fentanil Asal Tiongkok Ditangkap di Kuba
-
Klasemen Liga Spanyol: Menang dalam Laga El Clasico, Real Madrid Mulai Menjaga Jarak dengan Barca
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.