- Home
-
- Megapolitan
-
- TNI Ajak Demonstran di Mak...
TNI Ajak Demonstran di Mako Brimob Dialog dan Hentikan Pelemparan
Jumat, 29 Agu 2025, 10:46 WIBJAKARTA - Sejumlah personel TNI AL mengajak massa demonstran di Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, untuk berdialog dan menghentikan pelemparan kepada petugas pada Jumat pagi.
Demonstran yang terdiri dari warga dan pengemudi ojek daring yang melakukan pelemparan dan melakukan aksi provokasi itu diminta agar tenang.
Berdasarkan pantauan, personel TNI memasuki lokasi unjuk rasa di depan barikade personel Brimob sekitar pukul 09.45 WIB, dan meminta massa agar tidak melakukan pelemparan.
Sempat terjadi dialog antara personel TNI dengan massa terkait pelemparan yang mereka lakukan di Mako Brimob.
Namun, massa kembali melempar botol air mineral ke arah petugas Brimob. Tapi tak lama kemudian, pelemparan itu dapat diredam kembali.
Sebelumnya, demonstran melempari petugas yang berjaga di Mako Brimob di daerah Kwitang, Jakarta Pusat, pada Jumat pagi sekitar pukul 09.30 WIB.
Massa terus mencoba mendekat sambil melempari petugas dengan benda keras, seperti kayu.
Massa juga melakukan provokasi dengan mengucapkan kata-kata yang bertujuan memancing petugas agar keluar dan mengejar mereka.
Sementara itu, puluhan personel Brimob membangun barikade dengan tameng dan kelengkapan lainnya di sisi kiri Mako Brimob.
Petugas berupaya memukul mundur demonstran yang terus melempari mereka.
Aksi tersebut merupakan lanjutan dari unjuk rasa di Gedung DPR/MPR pada Kamis (28/8) dan insiden yang menewaskan seorang pengendara ojek online bernama Affan Kurniawan akibat terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada Kamis malam.Â
- Aksi Demonstrasi
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Shalat Idul Adha warga lereng Gunung Merbabu
-
Dorong Sumber Dana Alternatif Pembangunan, Filantropi Masuk Radar Pemerintah
-
Gordon Datang, Rashford Terancam Batal Dipermanenkan Barcelona
-
Gerakan Pemuda "Kecoa" yang Viral di India Gelar Aksi Protes di Jalanan New Delhi
-
Demo Mahasiswa di Jakarta, 4.151 Personel Gabungan dan 500 Satpol PP Disiagakan
-
Layanan Verifikasi Emisi Ditingkatkan, Kemenperin Bidik Standar Karbon Lebih Akurat
-
Israel Deportasi Ratusan Aktivis Global Sumud Flotilla
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.