Jojo dan Putri Jaga Asa Indonesia di Nomor Tunggal

Jumat, 29 Agu 2025, 07:28 WIB

JAKARTA - Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, memastikan langkah ke perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2025. Unggulan kelima itu menyingkirkan wakil Hong Kong, Lee Cheuk Yiu (unggulan ke-13), lewat permainan solid dua gim, 21-19 dan 21-9, Kamis (28/8) di Adidas Arena, Paris, Prancis.

Jonatan mengaku sempat diliputi kegelisahan di awal laga karena empat turnamen terakhir, dia selalu terhenti di babak 16 besar.

Ket. Foto: Putri Kusuma Wardani dari Indonesia mengembalikan bola ke Tomoka Miyazaki dari Jepang dalam pertandingan tunggal putri mereka di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis BWF di Adidas Arena, Paris, pada 28 Agustus 2025. — Sumber: Bertrand GUAY / AFP

Namun, kali ini pemain yang akrab disapa Jojo itu mampu mengendalikan tekanan dan tampil lebih rileks pada gim kedua. “Puji Tuhan bisa keluar dari tekanan dan pikiran itu,” ucapnya.

Joo mulai lebih menikmati permainan di gim kedua. Lee banyak menggunakan drop shot, tetapi saat Jojo bisa bertahan. Lawan justru banyak melakukan kesalahan sendiri. “Di sini kalau mau menyerang harus tepat timing-nya. Kalau terburu-buru malah merugikan,” ujar Jonatan.

Langkah Jojo diikuti Putri Kusuma Wardani. Unggulan kesembilan tunggal putri itu mencetak sejarah pribadi dengan lolos ke perempat final Kejuaraan Dunia untuk pertama kalinya. Putri tampil impresif saat menghentikan unggulan kedelapan asal Jepang, Tomoka Miyazaki, dengan skor telak 21-12, 21-11 hanya dalam waktu 38 menit.

Putri tampil agresif sejak awal dengan menjaga serangan silang lawan. “Di gim pertama posisi Tomoka menang angin, jadi dia banyak melakukan kesalahan sendiri. Di gim kedua saya lebih sering menurunkan bola untuk menyerang dan menghindari adu net,”  ujar  Putri. Kemenangan ini mempertegas rekor pertemuan Putri atas Tomoka menjadi tiga kemenangan dari empat laga.

Pebulu tangkis berusia 23 tahun itu mengaku puas bisa menembus babak delapan besar.

“Ini perempat final pertama saya di Kejuaraan Dunia. Semoga di 8 besar saya bisa tampil lebih baik lagi. Saya ingin membuktikan bisa bersaing dengan pemain top dunia,” ujarnya.

Di babak delapan besar Putri akan melawan tunggal putri India Pusarla V Sindhu yang mengalahkan wakil Tiongkok Wang Zhi Yi, 21-19, 21-15. Namun, keberhasilan Jojo dan Putri tak diikuti wakil Indonesia lain. Gregoria Mariska Tunjung, tunggal putri unggulan ketujuh, tersingkir mengejutkan di tangan pemain Korea Selatan, Sim Yu-jin (unggulan ke-12). Gregoria kalah dua gim langsung 15-21, 18-21 hanya dalam 31 menit.

Sementara itu, harapan di nomor ganda campuran pupus setelah pasangan unggulan ke-11, Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu, gagal melangkah. Mereka kalah dramatis tiga gim dari unggulan keempat Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, dengan skor 21-14, 19-21, 17-21. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.