- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Kembali Gagas Pemban...
Trump Kembali Gagas Pembangunan Kapal, Gandeng Korsel dalam Proyek Baru
Rabu, 27 Agu 2025, 01:00 WIBIstanbul - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa ia ingin menghidupkan kembali industri pembuatan kapal Amerika, baik untuk alasan ekonomi maupun keamanan nasional dan Korea Selatan (Korsel) sedang mempertimbangkan untuk datang ke negara tersebut dengan beberapa galangan kapal.
"Kami sedang mempertimbangkan untuk memesan beberapa kapal. Mereka membangunnya dengan sangat baik di Korea Selatan,â kata Trump kepada wartawan saat menjamu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Gedung Putih pada Senin (25/8).
âMereka juga sedang mempertimbangkan untuk datang ke negara kita dengan beberapa galangan kapal untuk memulai proses pembangunan kapal lagi,â sambungnya.
Proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga simbol dari visi ekonomi Trump untuk memperkuat kembali industri domestik sambil menjalin aliansi internasional yang kuat. Dengan menggabungkan keunggulan teknologi dan keahlian Korsel dalam pembuatan kapal, serta kapasitas industri AS, diharapkan proyek ini akan menciptakan ribuan lapangan kerja dan mendorong inovasi di sektor perkapalan.
âKami selalu membangun kapal sepanjang waktu untuk semua orang, tapi presiden dan orang-orang membiarkan itu berlalu begitu saja,â ucap Trump.
Menekankan bahwa selama Perang Dunia II, mereka membangun âsatu kapal per hari,â Trump mengatakan kapal-kapal tersebut merupakan kapal tanker dan berbagai jenis kapal lain dan mereka sangat aktif.
Ia mengatakan AS akan membeli kapal dari Korsel, tetapi mereka juga akan meminta Korsel membuat kapal bersama di AS dengan tenaga kerja Amerika.
âDan kita akan kembali ke bisnis pembuatan kapal lagi,â ujarnya menegaskan.
Menyoroti bahwa Korsel adalah âpembeli besarâ peralatan militer AS, Trump mengatakan mereka akan membicarakan hal itu.
Lebih lanjut, Trump juga memuji pesawat pengebom siluman B-2.
âPengebom B-2 sangat sukses dalam apa yang terjadi dalam misi singkat yang kami lakukan. 36 jam. Dan pesawat menghancurkan â tidak ada yang pernah melihat yang seperti itu,â merujuk pada serangan fasilitas nuklir Iran selama Operasi Midnight Hammer pada Juni.
- Donald Trump
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara, Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
HUT Bogor, Malam Ini Jalan Tegar Beriman Ditutup, Cari Jalan Lain
-
Barcelona Capai Kesepakatan dengan Pemain Sayap Newcastle, Anthony Gordon
-
Dari Turki, Trump Ganti Pesawat untuk Perjalanan Pulang ke AS
-
Kapal Patroli KPLP KN. Damaru Kawal KMP Mutiara Persada III Hingga Tiba dengan Aman di Pelabuhan Panjang
-
Kemunculan Sosok Mirip Presiden AS, Picu Teori Konspirasi Trump Gunakan 'Body Double' untuk Hindari Ancaman Pembunuhan
-
Pasar Tani 2026 Hadirkan Produk Pangan Lokal di Bali
-
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.