Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KKP Sebut Desa Cemaga Utara di Natuna Berpotensi Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 08:20 WIB | Oleh:
KKP Sebut Desa Cemaga Utara di Natuna Berpotensi Jadi Kampung Nelayan Merah Putih Doc: antara foto
Ket. Menteri KKP RI Sakti Wahyu Trenggono

NATUNA - Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI) menilai Desa Cemaga Utara, Kecamatan Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, berpotensi untuk dikembangkan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih.

Menteri KKP RI Sakti Wahyu Trenggono di Natuna, Selasa (26/8), mengatakan dirinya bersama tim KKP dan Pemerintah Kabupaten Natuna telah mengunjungi beberapa desa di wilayah tersebut.

Tujuannya untuk mengidentifikasi desa yang cocok dikembangkan melalui program Kampung Nelayan Merah Putih.

Desa Cemaga Utara yang berada di Kecamatan Bunguran Selatan, dinilai memiliki potensi menjadi kampung nelayan karena sudah memenuhi beberapa kriteria yang ditetapkan.

“Tadi di Cemaga layak sekali. Di sana sudah ada mangrove, tinggal kita kembangkan yang lain termasuk masyarakat agar menjadi ikon,” ucap Menteri Trenggono.

Beberapa syarat untuk menjadikan sebuah kawasan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih adalah penduduk yang tinggal mayoritas berprofesi sebagai nelayan dan pembudidaya ikan, tersedianya lahan bersertifikat milik pemerintah, serta adanya komitmen dari pemerintah setempat.

Jika syarat-syarat tersebut terpenuhi, pemerintah daerah dapat mengusulkan desa tersebut ke KKP RI melalui pengajuan proposal.

Isi proposal mencakup pemenuhan kriteria sebagai Kampung Nelayan Merah Putih serta rencana pembangunan sarana dan prasarana pendukung.

Apabila proposal memenuhi persyaratan, tim KKP RI akan melakukan verifikasi dan validasi data yang dikirim. Jika data dinyatakan valid, desa tersebut akan ditetapkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih dan segera dibangun sarana serta prasarana yang telah diusulkan.

“Kami akan membangun infrastruktur untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, seperti dermaga, cold storage (lemari atau gudang pendingin), bengkel nelayan, pabrik es, dan toko,” kata Menteri Trenggono.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Natuna, Hadi Suryanto mengatakan pada 2025 Pemkab Natuna sudah mengusulkan enam desa untuk program Kampung Nelayan Merah Putih, namun belum diterima.

“Desa Cemaga Utara akan kami usulkan pada 2026,” ujar dia.

Menurut Hadi, semua syarat wajib dipenuhi agar bantuan tepat sasaran dan program dapat berjalan maksimal.

“Kami juga melakukan kunjungan ke Pulau Tiga, tetapi di desa tersebut masih ada beberapa persyaratan yang belum terpenuhi,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.