Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Brimob Polda Aceh Telusuri Sumber Bau Gas di Aceh Timur

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 13:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Brimob Polda Aceh Telusuri Sumber Bau Gas di Aceh Timur Doc: ANTARA 
Ket. Tim Gegana Brimob Polda Aceh menelusuri sumber bau gas di Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (27/8/2025).

BANDA ACEH – Tim Satuan Brimob Polda Aceh melalui Detasemen Gegana menurunkan Unit Kimia, Biologi, Radiologi, dan Nuklir (KBRN) untuk menelusuri dan mengecek sumber bau gas yang dilaporkan masyarakat Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur.

Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi di Aceh Timur, Rabu (27/8), mengatakan pengecekan menggunakan ChemPro100i, yang merupakan alat detektor kimia portabel untuk mendeteksi senyawa beracun.

"Alat ini dapat mendeteksi, mengklasifikasikan, serta mengidentifikasi berbagai bahan kimia industri beracun. Kehadiran tim tersebut untuk memastikan apakah ada gas beracun atau tidak," katanya.

Sebelumnya, sejumlah warga Desa Panton Rayeuk T mengeluhkan bau gas yang diduga dari sumur migas PT Medco E&P Malaka.

Dalam menelusuri gas di wilayah tersebut, kata Kapolres, tim Brimob dilengkapi dengan pakaian alat pelindung diri (APD) serta sejumlah peralatan pendukung lain.

"Pendeteksian dilakukan di tiga lokasi. Dari hasil deteksi, tidak ditemukan adanya gas berbahaya di lokasi tersebut dan wilayah tersebut dinyatakan aman," kata Kapolres.

Ia mengatakan pengecekan dilakukan dua kali lagi, pada tengah malam dan pagi pukul 07:00 WIB. Hal ini bertujuan untuk memastikan wilayah Desa Panton Rayeuk T aman serta tidak terkontaminasi bahan kimia industri beracun.

Kapolres juga memerintahkan jajaran mendirikan posko gabungan kepolisian dan unsur Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk membantu masyarakat di wilayah tersebut.

"Posko berlokasi di Puskesmas Pembantu Desa Panton Rayeuk T. Posko ini untuk memantau kondisi warga. Jika sewaktu-waktu dalam keadaan darurat, warga bisa menginformasikan ke posko tersebut untuk penanganan lebih lanjut," kata Irwan Kurniadi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.