• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Kemenekraf Kuatkan Literas...

Kemenekraf Kuatkan Literasi Bisnis Pegiat Ekraf di Pacitan

Selasa, 26 Agu 2025, 20:27 WIB

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) berkolaborasi dengan beragam pemangku kepentingan termasuk Pemerintah Kabupaten Pacitan menguatkan literasi bisnis para pegiat usaha ekonomi kreatif (ekraf) untuk bisa meningkatkan skala bisnis mereka.

Kolaborasi yang juga melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Mandiri merupakan bagian dari upaya mempercepat peningkatan kapasitas pegiat usaha ekraf di Indonesia sehingga mampu mengelola bisnis lebih cerdas, adaptif, dan berdaya saing sehingga naik kelas.

Ket. Foto: Direktur Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan, dan Investasi Kementerian Ekraf, Anggara Hayun Anujuprana, saat memberi arahan dalam kegiatan Literasi Bisnis Bagi Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif, Pacitan, Senin (25/8). — Sumber: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi

"Kementerian Ekraf berkomitmen penuh untuk mendukung pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia, salah satunya melalui literasi bisnis, kami berharap para pelaku usaha dapat mengelola usahanya dengan lebih profesional, inovatif, dan berkelanjutan," ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky dalam keterangannya yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Kegiatan Literasi Bisnis di Pacitan ini bukan yang pertama karena sebelumnya kegiatan serupa digelar di Bekasi, Surabaya, dan Depok. Menekraf menyampaikan kegiatan ini adalah pondasi utama kemajuan usaha ekonomi kreatif.

Literasi bisnis di Pacitan ini tidak hanya berisi sesi materi yang padat, tapi juga diisi dengan interaksi mendalam antara peserta dengan pengajar yang dihadirkan.

Antusiasme peserta makin tinggi mengikuti serangkaian materi yang dibagi dua sesi sehingga tiap peserta mendapatkan pemahaman besar terhadap pengelolaan usaha, akses pembiayaan, dan tantangan bisnis era digital.

“Melalui literasi bisnis, kita ingin memastikan bahwa pegiat ekonomi kreatif Pacitan tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh, berkembang, dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” ungkap Direktur Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan, dan Investasi Kementerian Ekraf Anggara Hayun Anujuprana.

Sesi pertama, para peserta mendapat pemahaman tentang hal-hal fundamental seperti literasi bisnis dasar, pentingnya kewaspadaan terhadap investasi, dan pinjaman online ilegal.

Setelahnya pada sesi kedua berfokus pada strategi praktis dalam berbisnis meliputi dasar-dasar kewirausahaan, manajemen bisnis, dan pengelolaan keuangan.

Kementerian Ekraf berkomitmen tetap menyuguhkan program-program edukatif dan kolaboratif sebagai wujud pembangunan kapasitas sumber daya manusia yang merata dalam implementasi kemerdekaan yang semakin nyata.

Kegiatan Literasi Bisnis akan terus memberi optimistis bagi para pegiat ekraf dari berbagai daerah untuk siap menghadapi tantangan bisnis, memperluas akses pembiayaan, sekaligus mentransformasikan usaha secara digital. Ant

  • Ekonomi Kreatif

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.