Demo di Gedung DPR RI, Sejumlah Rute Transjakarta Dihentikan dan Dialihkan

Senin, 25 Agu 2025, 16:45 WIB

JAKARTA - Polisi melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pada Senin (25/8/2025) akibat adanya aksi demonstrasi. Kondisi ini turut berdampak pada sejumlah rute Transjakarta yang terpaksa dihentikan sementara maupun dialihkan jalurnya.

Berdasarkan informasi yang disampaikan akun resmi X Transjakarta, beberapa rute tidak dapat beroperasi karena akses jalan menuju DPR/MPR ditutup. Selain itu, terdapat pula sejumlah rute yang tetap berjalan tetapi mengalami perubahan lintasan untuk menyesuaikan situasi di lapangan.

Ket. Foto: — Sumber: Koran Jakarta / Paundra Zakirulloh

Salah satu rute yang terdampak langsung adalah S61 Blok M–Alam Sutera. Rute ini tidak bisa melayani pelanggan karena jalur yang dilalui harus ditutup sementara demi menjaga kelancaran lalu lintas di sekitar gedung DPR/MPR.

“Rute S61: Blok M - Alam Sutera sementara tidak beroperasi melayani pelanggan terkait adanya penutupan jalan di sekitar Gedung DPR/MPR,” tulis Transjakarta dalam keterangan resminya.

Selain rute S61, terdapat pula 8C Kebayoran Lama–Tanah Abang dan 9E Kebayoran Lama–Jelambar yang juga ikut berhenti beroperasi. Keduanya terdampak langsung dari kebijakan penutupan jalan di kawasan strategis tersebut.

Rute lain yang tidak beroperasi sementara adalah 8N Kebayoran–Petamburan via Asia Afrika. Sama halnya dengan rute lainnya, penghentian operasional dilakukan lantaran armada tidak bisa melintasi jalur yang berdekatan dengan titik unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR.

Tidak hanya penghentian, Transjakarta juga melakukan pengalihan untuk beberapa rute. Rute 6V Ragunan–Senayan Bank DKI masih beroperasi, tetapi armadanya dialihkan karena adanya kendala teknis di sekitar Halte Tegal Mampang.

Dalam pengalihan tersebut, bus Transjakarta rute 6V arah Senayan Bank DKI untuk sementara tidak melayani Halte Pasar Santa hingga Rawa Barat. Perubahan layanan ini diumumkan sebagai bentuk penyesuaian agar operasional tetap berjalan meskipun terdapat hambatan di lapangan.

Pihak Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Perusahaan transportasi ini menegaskan bahwa informasi terkini mengenai layanan bus akan terus disampaikan melalui akun resmi agar masyarakat bisa menyesuaikan perjalanan.

Rekayasa lalu lintas yang dilakukan kepolisian menjadi bagian dari langkah pengamanan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI. Kebijakan ini diambil untuk mengurangi potensi kemacetan parah dan menjaga agar jalur alternatif tetap bisa digunakan pengendara.

Penutupan jalan dan pengalihan rute Transjakarta ini menjadi salah satu dampak langsung dari aksi massa yang berlangsung di kawasan strategis ibu kota. Kondisi tersebut menuntut masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal agar tidak terjebak macet maupun terlambat mencapai tujuan.

Hingga kini, pihak Transjakarta masih terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian guna memastikan layanan dapat kembali normal setelah situasi kondusif. Jika rekayasa lalu lintas dicabut, seluruh rute yang sempat dihentikan maupun dialihkan akan kembali beroperasi melayani pelanggan.

Masyarakat yang menggunakan layanan Transjakarta disarankan memantau akun resmi perusahaan di media sosial. Informasi real-time menjadi penting agar pengguna dapat segera menyesuaikan perjalanan sesuai perubahan operasional bus akibat situasi darurat seperti demonstrasi.

Dengan kondisi ini, Transjakarta berupaya memberikan layanan terbaik meskipun ada hambatan eksternal. Perusahaan juga menekankan bahwa langkah penghentian dan pengalihan rute semata-mata dilakukan demi keselamatan serta kenyamanan seluruh pelanggan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.