Tottenham Ungguli Man City, Masalah Lama Guardiola Belum Terselesaikan

Minggu, 24 Agu 2025, 05:53 WIB

MANCHESTER, INGGRIS – Manchester City kembali harus menelan kekecewaan di awal musim. Masalah lama yang membayangi sejak musim lalu kembali muncul saat The Citizens dipaksa menyerah 0-2 dari Tottenham Hotspur di Etihad Stadium, Sabtu malam (23/8).

Gol Brennan Johnson dan Joao Palhinha pada babak pertama memastikan kemenangan Spurs sekaligus membawa tim asuhan Thomas Frank memuncaki klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan sempurna dari dua laga.

Ket. Foto: Para pemain Tottenham Hotspur melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Manchester City dalam laga Liga Inggris, Sabtu (23/8). — Sumber: AFP

Bagi City, kekalahan ini memunculkan kembali keraguan atas ambisi mereka merebut kembali gelar juara yang musim lalu direbut Liverpool. Empat kali juara beruntun itu berakhir di tangan Arsenal dan The Reds, sementara musim baru belum menunjukkan stabilitas yang dibutuhkan Pep Guardiola.

City sebenarnya mengawali musim dengan kemenangan telak 4-0 atas Wolves, namun rapuhnya lini belakang kembali jadi masalah. Tingginya garis pertahanan dan keraguan di sektor kiper memperparah situasi. James Trafford yang dipercaya mengawal gawang harus menanggung sorotan setelah melakukan kesalahan fatal.

Tottenham membuka keunggulan menit ke-35 ketika Mohammed Kudus menyodorkan bola kepada Richarlison yang dengan tenang memberi umpan silang ke Johnson. Sempat dianggap offside, VAR memastikan gol sah karena Ruben Dias tergelincir dan membuat Richarlison tetap onside.

Tak lama berselang, City kehilangan fokus. Trafford sempat keluar jauh dari kotak penalti untuk memotong bola, namun aksi yang lebih buruk terjadi di menit-menit akhir babak pertama. Umpan pendeknya ke Nico Gonzalez dipotong Pape Matar Sarr, dan meski sepakan Richarlison sempat dimentahkan, Palhinha menyambar bola rebound untuk menggandakan keunggulan Spurs.

Erling Haaland gagal memperbaiki keadaan. Sundulannya di masa tambahan babak pertama melambung, dan di babak kedua ia juga membuang peluang emas ketika umpannya ke Rayan Cherki terlalu deras.

City tak mampu bangkit dan justru hampir kebobolan lagi lewat serangan balik cepat Spurs, beruntung Trafford menebus kesalahan dengan menahan tembakan Dominic Solanke dan Wilson Odobert di akhir laga.

Kekalahan ini menegaskan tren negatif City menghadapi Spurs. Dari 13 pertemuan terakhir di Liga Inggris, Guardiola hanya mampu membawa timnya menang empat kali.

Bagi Frank, kemenangan ini menegaskan start impresifnya sebagai pelatih baru Spurs. Setelah hampir mengalahkan Paris Saint-Germain di Piala Super Eropa sebelum tumbang lewat adu penalti, Spurs kini dua kali menang beruntun di liga tanpa kebobolan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.