Tak Kalah dengan Daerah Lain, Wisata Gorontalo Menarik Perhatian Wisatawan Dunia

Jumat, 22 Agu 2025, 10:55 WIB

GORONTALO - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo Dedy Dunggio mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mempromosikan objek wisata yang ada di daerah itu.

"Peran kita di sektor pariwisata sangat penting. Di era digital saat ini, kita dapat membantu pemerintah daerah untuk ikut mempromosikan objek wisata yang dimiliki agar menarik minat kunjungan wisata," kata Dedy di Gorontalo, Kamis.

Ket. Foto: Kepala Desa Dunu Kecamatan Monano Gorontalo Utara Indriyani Kulupani didampingi instruktur paralayang, melakukan terbang layang dari Puncak Dunu pada peringatan HUT ke-80 RI. — Sumber: ANTARA

Menurutnya peran tersebut dapat dengan mudah dilakukan, salah satunya dengan memanfaatkan akun media sosial yang dimiliki.

Kita semua (masyarakat) kata Dedy, bisa ikut mengunggah objek wisata yang dimiliki, melalui platform media sosial masing-masing. Apalagi objek wisata di daerah itu, beragam dan tersebar di 11 kecamatan.

"Saya mengajak dan mendorong masyarakat untuk ikut mempopulerkan objek wisata yang dimiliki agar lebih dikenal luas, bahkan populer se nusantara. Dampaknya diharapkan meningkatkan kunjungan wisata yang potensial menjadi sumber penerimaan yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD)," katanya.

Seperti objek wisata terbang layang yang ada di Desa Dunu, Kecamatan Monano.

Objek wisata tersebut ternyata mulai menyedot perhatian nusantara, bahkan dunia.

"Saya terkesima, banyak instruktur yang datang melakukan terbang layang dari Puncak Dunu. Saya berharap kita memberi dukungan dengan ikut mempopulerkan melalui media sosial," kata Dedy.

DPRD turut memberi perhatian pada peningkatan PAD melalui sektor pariwisata.

"Jika PAD meningkat, maka dapat membiayai belanja publik yang sangat diperlukan masyarakat. Saya berharap kita semua turut memberi peran tersebut, dalam upaya memajukan daerah melalui potensi pariwisata yang dimiliki," katanya pula.

Kepala Desa Dunu Indriyani Kulupani mengatakan harapannya terhadap perhatian pemerintah daerah maupun pusat, dalam meningkatkan sarana olahraga terbang layang (paralayang), sebagai potensi wisata unggulan di desa tersebut.

"Kita memerlukan dukungan untuk pengembangan wisata olahraga ini. Baik sarana dan prasarana seperti pengadaan parasut solo dan tandem, termasuk pelatihan pilot lokal dari desa," katanya.

Beberapa pilot profesional datang dari luar daerah, seperti Manado, Sulawesi Utara.

"Jika kita bisa melatih pilot lokal desa, maka objek wisata ini dapat dibuka setiap saat tanpa harus menunggu untuk mendatangkan pilot tandem dari luar daerah," kata Indriyani.

Olahraga terbang layang dipadu dengan keindahan alam Desa Dunu dari berbagai penjuru, diyakini menjadi nilai jual tinggi untuk menarik kunjungan wisata desa itu, untuk kemajuan pariwisata daerah.

"Kami memerlukan dukungan dalam meningkatkan pengelolaan pariwisata di garda terdepan pemerintah," kata Indriyani.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.