- Home
-
- Megapolitan
-
- Inilah Jalur Sesar Baribis...
Inilah Jalur Sesar Baribis yang Mengakibatkan Gempa Bekasi. 10 Daerah Bisa Terancam Gempa akibat Sesar Baribis
Kamis, 21 Agu 2025, 13:30 WIBJAKARTA â Gempa dengan magnitude 4,9 kemarin mengguncang Bekasi yang juga dirasakan di daerah lain seperti Jakarta dan Karawang. Sejumlah perkantoran di Karawang rusak. Demikian juga beberapa rumah di Bekasi.
Namun, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menandaskan tidak ada kerusakan di Jakarta. Kereta Whoosh sempat dihentikan untuk melihat situasi setelah gempa. Demikian juga kereta komuter juga dihentikan selama 30 menit, setelah gempa.
Gempa berkekuatan magnitudo 4,9 di Kabupaten Bekasi pukul 19.54 WIB berpusat di darat, 19 kilometer tenggara Kabupaten Bekasi, di kedalaman 10 kilometer. BMKG menyebutkan, gempa dangkal itu dipicu aktivitas sesar naik busur belakang Jawa Barat (West Java back arc thrust).
Setelah itu, dua gempa susulan kembali terjadi di Bekasi, masing-masing dengan magnitudo 2,1 pada kedalaman 10 kilometer dan magnitudo 2 di kedalaman 3 kilometer. Selain di Bekasi, BMKG juga mencatat gempa susulan di Kabupaten Purwakarta dengan kekuatan magnitudo 1,8 pada kedalaman 33 kilometer pada pukul 20.16 WIB.
Gempa Bekasi diakibatkan sesar Baribis atau patahan Baribis. Lalu sebenarnya di mana itu sesar Baribis? Menurut Wikipedia, sesar Baribis (Baribis Fault) adalah sesar aktif. Sesar ini membentang dari timur hingga pulau Jawa bagian barat.
Sesar Baribis merupakan sesar terpanjang di Pulau Jawa. Sesar ini melintasi sedikitnya 10 daerah. Sesar melewati Indramayu selatan, sisi barat Subang dan Purwakarta. Kemudian Cirebon, Karawang, Bekasi (Cibatu). Lanjut Depok, Jakarta, Tangerang dan Rangkasbitung. Maka kalau terjadi gempa akibat sesar Baribis, daerah-daerah ini bisa terdampak karena sejalur dengan sesar Baribis.
Keberadaan sesar ini masih menjadi dugaan bahkan disebut-sebut sebagai ancaman besar bagi Jakarta. Nama Baribis diambil dari nama Perbukitan Baribis di daerah Kadipaten, Majalengka, Jawa Barat. Sesar Baribis membentang sepanjang sekitar 100 kilometer.
Badan Geologi Kementerian ESDM mengungkapkan gempa berkekuatan magnitudo 4,7 M di sekitaran Bekasi, Karawang, Purwakarta Jawa Barat hingga terasa di Jakarta Rabu malam, diakibatkan oleh aktivitas Sesar Baribis. "Analisis parameter sumber gempa bumi menunjukkan bahwa gempa ini diakibatkan oleh sesar naik di zona Sesar Baribis," kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid di Bandung, Rabu.
Wafid menjelaskan, lokasi pusat gempa bumi terletak di koordinat 6,52° LS â 107,25° BT Tenggara Kabupaten Bekasi. Pusat gempa di darat dengan morfologi wilayah terdekat didominasi oleh dataran, berombak, bergelombang, hingga pegunungan.
Litologi penyusun wilayah ini terdiri atas batuan sedimen berumur Tersier, batuan gunung api berumur kuarter, serta endapan aluvium berumur Resen. Batuan yang telah mengalami pelapukan dan/atau sedimen permukaan berpotensi memperkuat guncangan gempa bumi.
"Secara umum, kekerasan batuan permukaan dipengaruhi oleh umur dan jenis batuan. Batuan yang berumur lebih muda atau yang telah mengalami pelapukan mempunyai kekerasan lebih rendah begitu juga sebaliknya," ujarnya.
- gempa bekasi
- Sesar Baribis
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Kasus Pembunuhan Berencana di Subang Masuki Babak Baru, Polisi Ungkap Peran Anak Tiri dari Yosep
-
Atletico Madrid Naik ke Puncak Klasemen
-
Mengenal Sesar Baribis, Jalur Patahan Aktif yang Berpotensi Bencana Besar, Jadi Penyebab Gempa M 4,7 di Bekasi
-
Terlibat Duel Sengit dengan sang Adik, Marc Marquez Juarai MotoGP Thailand 2025
-
Arema bidik kemenangan di Ternate
-
Inter Milan Berpeluang Lebarkan Jarak
-
Warga Kohod Gugat Pemerintah dan Pemkab Tangerang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.