Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

India Uji Coba Rudal Balistik Berkemampuan Nuklir, Diklaim Mampu Menjangkau Tiongkok

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 15:10 WIB | Oleh:
India Uji Coba Rudal Balistik Berkemampuan Nuklir, Diklaim Mampu Menjangkau Tiongkok Doc: AP
Ket. Rudal Agni-5 dipamerkan selama parade Hari Republik India di New Delhi pada 26 Januari 2013.

NEW DELHI - India pada hari Rabu (20/8) mengatakan telah berhasil menguji coba rudal balistik jarak menengah yang, jika beroperasi, seharusnya mampu membawa hulu ledak nuklir ke bagian mana pun di Tiongkok.

Rudal Agni-5 berhasil diluncurkan di negara bagian Odisha di timur India, dan pihak berwenang mengatakan rudal tersebut "memvalidasi semua parameter operasional dan teknis."

India dan Tiongkok, dua negara dengan penduduk terbanyak di dunia, merupakan rival berat yang bersaing untuk mendapatkan pengaruh di seluruh Asia Selatan. Hubungan keduanya memburuk pada tahun 2020 setelah bentrokan mematikan di perbatasan.

India juga merupakan bagian dari aliansi keamanan Quad dengan Amerika Serikat, Australia, dan Jepang, yang dipandang sebagai penyeimbang Tiongkok.

Saingan berat India, Pakistan, juga memiliki senjata nuklir, dan kedua negara hampir berperang pada bulan Mei setelah militan menewaskan 26 orang di Kashmir yang dikuasai India, serangan yang menurut New Delhi dilakukan oleh Islamabad. Namun, Pakistan membantah terlibat.

Terjebak dalam perdagangan global dan turbulensi geopolitik yang dipicu oleh perang tarif Presiden AS Donald Trump, Delhi dan Beijing telah bergerak untuk memperbaiki hubungan.

Oktober lalu, Perdana Menteri India Narendra Modi bertemu dengan pemimpin Tiongkok Xi Jinping untuk pertama kalinya dalam lima tahun pada pertemuan puncak di Russia. 

Modi diperkirakan akan melakukan kunjungan pertamanya ke Tiongkok sejak 2018 akhir bulan ini untuk menghadiri pertemuan puncak Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) -- sebuah blok keamanan regional.

Sementara itu, hubungan antara New Delhi dan Washington tegang akibat ultimatum Trump agar India mengakhiri pembelian minyak Russia, sumber pendapatan utama bagi Moskow saat melancarkan serangan militer di Ukraina.

Amerika Serikat mengatakan akan menggandakan tarif impor baru terhadap India dari 25 persen menjadi 50 persen pada tanggal 27 Agustus jika New Delhi tidak mengganti pemasok minyak mentah.

Agni-5 adalah salah satu dari sejumlah rudal balistik jarak pendek dan menengah produksi dalam negeri India yang ditujukan untuk meningkatkan postur pertahanannya melawan Pakistan, serta Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.