Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SPPG Hadir di Bangkalan: Langkah Nyata Pemerintah Perangi Masalah Gizi

📅 Selasa, 19 Agu 2025, 07:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
SPPG Hadir di Bangkalan: Langkah Nyata Pemerintah Perangi Masalah Gizi Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Bangkalan Lukman Hakim meresmikan pengoperasian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bangkalan, Jawa Timur

Pemerintah membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, guna menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah itu.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengatakan SPPG itu sebagai bagian dari program nasional percepatan penanganan masalah gizi, sehingga keberadaan SPPG sangat dibutuhkan.

"Program MBG merupakan prioritas pemerintah pusat yang harus dioptimalkan di daerah," katanya saat meresmikan pengoperasian SPPG di Desa Bumianyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, Senin.

Menurutnya, dapur SPPG tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas gizi anak-anak, namun harus menjadi motor penggerak perekonomian lokal.

SPPG yang diberi nama JK Resto itu dilengkapi dengan infrastruktur memadai, sumber daya manusia yang terlatih, serta dukungan dana yang cukup.

"Jadi, mulai sore ini dapur telah beroperasi, dan besok distribusi makanan bergizi akan menjangkau 3.999 penerima manfaat, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, balita, siswa TK hingga SMA, serta santri pondok pesantren," kata Bupati Lukman Hakim.

Harapannya, kata dia, bahan baku yang digunakan di SPPG benar-benar diserap dari masyarakat, khususnya petani lokal.

Ke depan, lanjutnya, pemerintah akan mendorong agar gabah dan beras hasil panen masyarakat Bangkalan tidak banyak dijual keluar daerah, melainkan bisa diproses dan dimanfaatkan di wilayah itu.

"Dengan adanya SPPG perputaran ekonomi akan semakin luas, sekaligus menjadi identitas baru bagi perekonomian Bangkalan,” kata Bupati Lukman Hakim.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga meninjau langsung fasilitas dapur JK Resto. Ia menyebut sarana yang tersedia sudah lengkap dan sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN), baik dari sisi pengelolaan maupun sanitasi.

Sementara itu Ketua SPPG Bumianyar As’ariadi mengatakan kehadiran dapur SPPG itu membawa dampak positif bagi masyarakat. Selain membantu pemenuhan gizi, SPPG juga menyerap tenaga kerja, terutama dari kalangan milenial.

“Alhamdulillah, dengan adanya SPPG ini bisa memberikan lapangan pekerjaan. Selain itu, bahan baku yang digunakan juga berasal dari produk lokal, seperti telur dan hasil pertanian masyarakat sekitar. Jadi manfaatnya ganda bagi ekonomi dan pemenuhan gizi,”.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.