Cegah Pencemaran, 31 Perusahaan Disidak

Selasa, 19 Agu 2025, 01:05 WIB

TANGERANG – Banyak perusahaan tidak bertanggung jawab dengan membuat pencemaran lingkungan. Untuk mencegah kasus pencemaran lingkungan yang lebih luas, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Banten mengadakan inspeksi mendadak (sidak) kepada 31 perusahaan. Dinas mengecek pengendalian lingkungan dalam rangka mencegah pencemaran.

Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, Senin, mengatakan kegiatan evaluasi dilakukan enam tim. Ini menjadi bagian program kerja Satgas Langit Biru Kota Tangerang yang telah diresmikan Menteri Lingkungan Hidup beberapa waktu lalu.

Ket. Foto: Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq (keempat dari kanan) saat kunjungan kerja terkait kegiatan Car Free Day (CFD) dan peresmian Satgas Langit Bitu serta peluncuran Gerakan Kembalikan Langit Biru Kita di Kota Tangerang, Sabtu (9/8). — Sumber: ANTARA/Irfan

“Kita sudah siapkan tim evaluator program penilaian peringkat kinerja perusahaan untuk mengecek pengendalian pencemaran air, udara, limbah, bahan berbahaya dan beracun, dan tata kelola persampahan,” kata Wawan.

Dia menuturkan, tim evaluator akan inspeksi mendadak mulai bulan ini hingga September untuk mengecek kualitas hasil produksi, khususnya uji emisi dan limbah. Pemkot Tangerang mulai melakukan proses inventarisasi emisi bersama tenaga ahli. Tujuannya, untuk memetakan potensi pelanggaran dan pencemaran lingkungan yang terjadi di sejumlah wilayah.

Tak hanya itu, unsur kelurahan, kecamatan dan Satpol PP juga terlibat aktif dalam memanau. Merekasegera melaporkan jika ada dugaan pencemaran agar ditindaklanjuti Satgas Langit Biru. “Kami memastikan dukungan dari perangkat kewilayahan sudah berjalan baik. Juga memastikan Satgas Langit Biru dapat menjalankan tugas pengendalian pencemaran lingkungan udara secara maksimal,” tambah Wawan.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menuturkan, Satgas Langit Biru dibentuk sebagai bagian dari strategi Kota Tangerang menuju kota hijau dan layak huni. Satgas Langit Biru terdiri atas lintas sektor di seluruh elemen Kota Tangerang. Ada DLH, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dishub, BPBD, Disperkimtan, Disperindagkop, DPUPR, Satpol PP, Diskominfo, camat, lurah, Kesbangpol, Polres Metro Tangerang Kota, hingga perusahaan Proper Biru dan Hijau.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi. Satgas bukan hanya milik pemerintah, tetapi bagian dari gerakan bersama untuk langit yang lebih bersih dan sehat,” tandasnya.

Investasi

Selain masalah pencemaran, Kota Tangerang juga terus menekan pengangguran. Realisasi investasi triwulan kedua sebesar 8,21 triliun mampu menyeraplebih dari 10.000 tenaga kerja. Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang, Sugihharto Achmad Bagdja, Senin, penyerapan tenaga kerja tersebut terdiri dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) 8.442, dan penanaman modal asing (PMA) 1.841 orang.

“Capaian investasi tak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi, tetapi juga penyerapan tenaga kerja yang memang menjadi prioritas dalam menekan angka pengangguran,” tutur Sugihharto Achmad Bagdja. Adapun lima sektor terbesar untuk realisasi investasi triwulan kedua adalah karet dan plastik 23 persen, perdagangan dan reparasi 13 persen, industri logam dasar dan peralatannya sembilan persen.

Lalu, sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi sebesar sembilan persen. Untuk sektor kelima: industri kertas dan percetakan sebesar sembilan persen. Sedangkan untuk lima negara terbesar PMA triwulan kedua adalah Singapura, Tiongkok, Jepang, Malaysia, dan Seychelles. “Untuk Singapura dan Tiongkok sejak triwulan pertama konsisten masuk lima besar,” ujarnya.

Suggiharto menambahkan, untuk triwulan kedua, DMPTSP Kota Tangerang mencatat 10.274 proyek. Jumlah ini meningkat 68 persen dari triwulan pertama 6.099 proyek. “Kota Tangerang telah menjadi mangnet para investor,” jelasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.