Program Balikat: Strategi Pemkot Jambi Bangkitkan Pelaku Kreatif

Senin, 18 Agu 2025, 15:43 WIB

KOTA JAMBI – Balai Latihan Kerja Tematik (Balikat) adalah lembaga pelatihan kerja yang berfokus pada pelatihan keterampilan tertentu sesuai dengan kebutuhan spesifik dunia usaha dan industri.

Balikat bertujuan untuk membekali peserta pelatihan dengan keahlian yang relevan agar mereka siap terjun ke dunia kerja atau memulai usaha mandiri.

Ket. Foto: Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha menjadi narasumber dalam seminar bertajuk "Produk Lokal Berdaya Saing: Sinergi Strategi Pemasaran dan Nilai Kearifan Lokal" di Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Senin (18/8/2025). — Sumber: ANTARA/HO- Diskominfo Kota Jambi

Balikat berbeda dengan BLK umum karena lebih spesifik dalam memberikan pelatihan. Misalnya, ada Balikat yang fokus pada pelatihan digital marketing, perhotelan, atau otomotif.

Pelatihan di Balikat dirancang berdasarkan kebutuhan nyata dari industri terkait. Hal ini memastikan lulusan Balikat memiliki keterampilan yang sesuai dengan permintaan pasar kerja.

Pemerintah Kota Jambi, Provinsi Jambi, berkomitmen mengembangkan ekonomi kreatif melalui program balai latihan kerja tematik (balikat).

Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha di Jambi, Senin (18/8), mengatakan penguatan sektor ekonomi kreatif sangat penting, karena salah satu pilar kemajuan daerah.

Menurut dia, pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai program untuk mendukung pelaku usaha kreatif, salah satu balikat.

Program itu dirancang untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas hingga menjadi pengusaha yang tangguh, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.

la menilai keberadaan UMKM yang berkualitas akan menjadi tulang punggung perekonomian Kota Jambi.

Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa, kata dia, maka sektor UMKM merupakan fondasi utama yang menopang roda perekonomian daerah.

Program Bank Harkat memberikan bantuan modal tanpa agunan kepada pelaku usaha untuk memperkuat UMKM, sekaligus mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Jambi.

"Kami juga mendorong pembentukan kelompok UMKM untuk mempermudah akses pembiayaan," katanya.

Saat ini, Pemerintah Kota Jambi telah melaksanakan berbagai program dan kegiatan strategis sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap pelaku UMKM, antara lain Festival Tumpah Ruah, Gebyar UMKM, Karnaval Angso Duo, hingga Kota Tua Seribu Kuliner yang secara konsisten menjadi ajang promosi, kolaborasi dan penguatan daya saing produk lokal.

Ketua Asosiasi Industri Kreatif Jambi Dwi Mutiara mengatakan produk lokal di tengah persaingan global yang semakin ketat, harus hadir bukan sekedar sebagai identitas daerah, tetapi sebagai pilihan yang berkualitas, kompetitif dan bernilai tambah, sehingga mampu menembus pasar internasional.

Pihaknya percaya UMKM dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah melalui kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi.

  • balikat (balai latihan kerja tematik

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.