Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gebrakan Nyeleneh! Bupati Indramayu Lepas Predator Alami Hajar Tikus Perusak Panen

📅 Minggu, 17 Agu 2025, 19:59 WIB | Oleh: Tim Penulis

Hariono, seorang petani setempat, menyampaikan serangan hama tikus saat ini sangat parah hingga membuat sebagian petani terpaksa menanam ulang padi.

Dia menilai upaya pemberantasan menggunakan racun maupun perangkap, selama ini kurang berhasil karena tikus jarang memakan umpan.

“Dengan adanya pelepasan ular dan burung hantu, kami berharap hama bisa berkurang dan hasil panen lebih aman,” tutur Hariono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
DPR Resmi Bentuk Panja RUU ...

DPR sahkan UU APBN 2027

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
 DPR sahkan UU APBN 2027
Luar Negeri
Krisis Dana UNHCR Mengancam...
Advertisement
Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.