UMKM Toba Manfaatkan Kejuaraan Jetski Dunia untuk Go Global

Jumat, 15 Agu 2025, 23:45 WIB

MEDAN - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menilai Aquabike World Championship 2025 yang digelar di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga platform strategis untuk mempromosikan produk lokal. 

Keikutsertaan UMKM dalam event internasional ini memberikan eksposur yang luas, memungkinkan produk-produk khas daerah seperti kerajinan tangan, kuliner, dan inovasi lokal dikenal oleh wisatawan dan peserta dari berbagai negara.

Ket. Foto: Pelaku usaha mikro,kecil dan menegah (UMKM) di Aquabike World Championship 2025, di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Jumat (15/8/2025). — Sumber: ANTARA/Anggi Luthfi Panggabean

Menurut para pelaku usaha, momentum ini bisa menjadi katalis pertumbuhan ekonomi daerah, membuka peluang kerja sama bisnis, serta meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global. 

Dengan ribuan pengunjung dan perhatian media internasional, Aquabike World Championship menghadirkan kesempatan emas bagi UMKM untuk memperluas jaringan distribusi, menambah volume penjualan, dan menegaskan identitas budaya serta kreativitas masyarakat Toba.

Selain itu, ajang ini juga mendorong sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan sektor pariwisata.

Dengan begitu, penyelenggaraan olahraga internasional tidak hanya menghadirkan prestasi atletik, tetapi juga berdampak nyata bagi pemberdayaan ekonomi lokal dan penguatan citra Indonesia di panggung dunia.

Salah satu pelaku UMKM di Aquabike World Championship 2025 mengatakan ajang promosi produk lokal, karena kejuaraan balap air internasional tersebut diikuti dari berbagi negara.

"Kami bisa memperkenalkan produk kami ke pengunjung maupun para peserta," ujar Hotma, di Kabupaten Toba, Jumat.

Nantinya, kata dia lagi, produk yang dibeli pengunjung luar negeri dapat digunakan di tempat asal negaranya, sehingga produk lokal semakin dikenal di mancanegara.

"Seperti kain tenun ulos. Ini bisa dijadikan baju atau berbagai suvernir lainnya. Kalau mereka pakai. Kain ulos semakin dikenal," kata dia pula.

Dia mengatakan dengan terkenalnya produk lokal asal Kabupaten Toba, dapat menarik minat investor luar negeri untuk menjalin kerjasama.

"Produk-produk kita semakin dikenal," kata dia lagi.

Selain memperkenalkan produk, kata dia pula, kegiatan seperti Aquabike World Championship yang diselenggarakan di Kabupaten Toba ini memberi dampak luar biasa bagi pelaku UMKM.

Dengan kegiatan tersebut, ujar dia, para pelaku UMKM juga dapat meraih omzet yang signifikan dari hari biasanya.

Meskipun pada kejuaraan tahun ini, dia mengaku omzet belum terlalu signifikan, tetapi kejuaraan internasional tersebut sangat membantu para pelaku UMKM.

"Baru sehari kami di sini. Tetapi kain tenun ulos kami jual tetap ada pembeli. Cukup membantu la," ujar dia.

Dia optimistis dalam kegiatan yang berlangsung selama 13-17 Agustus 2025, produk yang dipasarkan bakal laku terjual sesuai yang diinginkan.

"Biasanya puncak acara ramai. Kami berharap banyak pembeli," ujarnya.

Aquabike World Championship 2025 dilaksanakan di Kawasan Danau Toba, Kabupaten Toba, Sumut yang diikuti 53 pembalap dari 24 negara.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.