Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Tambang yang Langgar Aturan Siap Dicabut Izinnya
Jumat, 15 Agu 2025, 14:58 WIBGubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi menegaskan komitmen untuk menertibkan aktivitas pertambangan yang merusak lingkungan dan membahayakan masyarakat, bahkan izin tambang yang terbukti melanggar aturan siap dicabut.
"Kami tindak tegas guna menciptakan kegiatan tambang yang tidak merugikan masyarakat maupun lingkungan," kata Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Bandung, Jumat.
Langkah tegas ini ditunjukkan pasca-longsor di kawasan tambang Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kabupaten Cirebon, yang terjadi pada 31 Mei 2025 dan menewaskan sejumlah pekerja.
Pemprov Jabar langsung mencabut izin operasional tiga pengelola tambang di lokasi tersebut yakni sebuah koperasi pesantren dan dua yayasan.
"Kami sudah keluarkan sanksi administrasi berupa pencabutan izin. Ini bukan langkah reaktif, tapi sudah melalui proses peringatan dari Dinas ESDM," ujar Dedi Mulyadi.
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jabar sebelumnya telah beberapa kali memperingatkan pengelola tambang Gunung Kuda terkait metode penambangan yang salah. Penambangan dilakukan dari bawah, bukan terasering dari atas, sehingga meningkatkan risiko longsor.
"Ini sudah diingatkan berkali-kali, tapi tidak diindahkan. Maka langkah tegas harus diambil," ucapnya.
Selain Cirebon, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi juga melakukan penertiban pada beberapa daerah lain. Pada 18 April 2025 ia melakukan inspeksi mendadak di kawasan tambang di Subang yang menyebabkan kerusakan jalan akibat truk-truk bermuatan hingga 30 ton dan izin tambang di kawasan itu juga langsung dicabut.
Inspeksi serupa dilakukan di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada 4 Agustus 2025. Aktivitas tambang di sana dinilai mengancam kelestarian lingkungan dan infrastruktur publik.
Melihat banyaknya kasus serupa, Pemprov Jabar kini tengah mengevaluasi seluruh izin tambang di wilayahnya. Evaluasi melibatkan lintas dinas, termasuk Dinas ESDM, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, serta Satpol PP.
"Saya evaluasi seluruh izin tambang di Jawa Barat," tutur Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Metropolitan City Rally 2025: Jakarta Makin Tancap Gas Jadi Kota Sport Tourism
-
Sawit Dinilai Picu Krisis Air: Bukan Sekadar Larangan, Kang Dedi Perintahkan Alih Komoditas
-
Bulog Sumut Serap 532 Ton Jagung Petani hingga 23 September 2025
-
Sawit Dilarang, Apkasindo ke Dedi Mulyadi: Jangan Tutup Telinga, Ayo Dialog Dulu!
-
Sempat Ditutup KDM, Aktivitas Tambang di Bogor Dibuka Kembali. Ada Apa?
-
Haornas Salah Satu Cara Jatim Meningkatkan Prestasi Olahraga Atlet
-
Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali, Lonjakan Logistik Ketapang Diurai
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.