- Home
-
- Megapolitan
-
- Transjakarta Kolaborasi de...
Transjakarta Kolaborasi dengan LPEM FEB UI untuk Kaji Dampak Ekonomi Transportasi Publik
Kamis, 14 Agu 2025, 16:20 WIBJAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menjalin kerja sama dengan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) untuk mengkaji dampak ekonomi Transjakarta terhadap lingkungan di sekitarnya.
Kajian ini dilakukan untuk memastikan bahwa subsidi yang dialokasikan oleh Pemprov DKI Jakarta kepada Transjakarta memberikan nilai tambah yang nyata baik secara ekonomi, sosial, maupun lingkungan.
Kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza dan Ketua LPEM FEB UI, Chaikal Nuryakin bertempat di Kantor Pusat Transjakarta, Cawang, Jakarta Timur.
Adapun sejumlah poin yang akan dikaji oleh Transjakarta bersama LPEM BEM UI yaitu, kontribusi terhadap lapangan kerja (baik langsung maupun tidak langsung); efek pengganda ekonomi di sektor pendukung seperti vendor bus, penyedia layanan teknologi, dan sektor jasa terkait.
Poin kerja sama lainnya yakni, efisiensi ekonomi rumah tangga melalui penghematan biaya transportasi dan waktu perjalanan, serta pengurangan kemacetan dan emisi (CO2, NO2, PM10, PM2.5) yang berdampak pada kesehatan masyarakat.
Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Harmawan mengatakan, kerja sama Transjakarta dengan LPEM FEB UI akan memberikan gambaran secara komprehensif terkait subsidi transportasi publik berdampak pada perekonomian, kesejahteraan masyarakat, dan kualitas lingkungan.
âHasilnya akan menjadi dasar yang kuat khususnya untuk Pemrov DKI Jakarta dalam mengambil kebijakan,â ujar dia, Kamis (14/8).
Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, menyampaikan subsidi transportasi publik bukan sekadar dukungan anggaran operasional, namun merupakan investasi sosial dan ekonomi jangka panjang yang berdampak luas bagi pertumbuhan kota.
Ia memastikan bahwa subsidi Rp4,2 triliun yang dialokasikan Pemprov DKI Jakarta pada tahun 2025 benar-benar memberikan manfaat nyata.
âTidak hanya untuk mobilitas warga, tetapi juga untuk ekonomi rumah tangga, penciptaan lapangan kerja, dan kualitas lingkungan hidup,â kata dia.
Pada kesempatan itu, LPEM FEB UI juga membawakan sesi Seminar Makroekonomi yang ditujukan bagi pimpinan dan jajaran manajerial Transjakarta. Seminar ini mengangkat topik tentang hubungan antara indikator makroekonomi (seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan subsidi fiskal) dengan perencanaan strategis transportasi publik, termasuk implikasinya terhadap jumlah pelanggan, daya beli masyarakat, dan keberlanjutan layanan.
âHarapannya, kajian ini dapat dijadikan contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah, BUMD, dan akademisi dalam mewujudkan masa depan transportasi publik Jakarta yang lebih baik,â pungkas dia. ils/I-1
- PT Transjakarta
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
BI Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Semester II Membaik, Begini Komentar Pengamat
-
Jejak Karbon Spotify Makin Besar Sejak Pakai Fitur Video Musik, Begini Cara Menguranginya!
-
PT Transjakarta Didistribusikan 3.368 Kartu Pelanggan Gratis di Jakbar
-
Festival Urup 2026 Sambut Matahari Pertama dalam Harmoni Musik
-
KWI Minta Aparat Usut Tuntas Kasus Intoleransi di Berbagai Wilayah
-
Indonesia Patok 17-20 Persen EBT di 2025
-
Gelar Perjalanan Bersama dan Peninjauan Kinerja, Direksi Transjakarta dan Purimas Jaya Dialog Langsung Dengan Penumpang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.